
DISEPAKATI: Komisi II Tuban rapat bersama Dinsos P3A PMD dan Unair di ruang rapat DPRD Tuban kemarin (20/7). (M. Mahfudz Muntaha/Radar Tuban)
RADAR TUBAN – Tarik ulur perihal koreksi lembar jawaban tes perangkat desa (perades), akhirnya menemukan titik terang. Yang semula direncanakan manual, kemarin (20/7) di sepakati menggunakan komputer.
Keputusan itu diambil melalui rapat koordinasi persiapan perades antara komisi II DPRD Tuban bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3APMD) Tuban dan pihak penyedia soal dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.
Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat DPRD Tuban. Rapat atas inisiatif Komisi II itu dimulai pukul 10.00 hingga 14.30.
Ketua Komisi II DPRD Tuban Mashadi mengatakan, koreksi menggunakan komputer atau scanner itu disepakati setelah pihak pembuat soal menyatakan kesanggupannya. Sehingga tidak ada lagi alasan menggunakan koreksi manual.
‘’Sekarang koreksi manual itu sudah ketinggalan zaman,’’ ujar Mashadi usai rapat koordinasi.
Selain dianggap sudah kuno, terang politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu, koreksi manual juga sangat rawan kecurangan. Menurutnya, koreksi lembar jawaban menggunakan scanner adalah solusi terbaik. Dengan begitu, potensi kecurangan bisa diminimalisir.
‘’Ketika ada oknum yang ingin bermain-main (membenarkan jawaban, Red) sudah tidak bisa,’’ ujarnya.
Page: 1 2
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.