
RADARTUBAN – Pada pelantikan 37 pejabat eselon II dan III di lingkup Pemkab Tuban, Senin (29/5), pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban yang paling banyak dimutasi. Mulai kepala dinas, sekretaris, dan tiga kepala bidangnya.
Pelantikan tersebut hanya menyisakan Welly Kurniawan, kepala bidang pengembangan kurikulum dan guru tenaga kependidikan. Dia satu-satunya pejabat yang masih bertahan.
Abdul Rakhmat, kepala disdik yang dilantik bukan orang yang benar-benar baru. Insinyur teknik tersebut sebelumnya pernah memimpin institusi yang membidangi pengembangan sumber daya manusia tersebut selama enam bulan.
Persisnya setelah Joko Prijono pensiun pada Mei 2022. Hanya saja statusnya pelaksana tugas (Plt). Berbeda dengan Rarin Suryani, sekretaris disdik. Sarjana ekonomi yang sebelumnya sekretaris Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A PMD) Tuban tersebut belum memiliki pengalaman bertugas di disdik.
Begitu juga kepala bidang pengelolaan pendidikan sekolah menengah pertama Siswo Suwarko. Sebelumnya, dia adalah kepala SMPN 2 Rengel. Siswo menggantikan Rasmani, pejabat sebelumnya yang dimutasi sebagai kepala Bidang Konservasi Arsip di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tuban.
Kepala bidang pengelolaan pendidikan sekolah dasar Ismail digantikan M. Nurdin, sebelumnya kepala SDN Kebonsari 1 Tuban. Ismail yang dikenal sebagai pendidik senior tersebut dimutasi sebagai kepala Bidang Pemberdayaan Rehabilitasi Sosial dan Penanganan Korban Tindak Kekerasan di Dinsos P3A PMD Tuban.
Selanjutnya, kepala bidang pendidikan anak usia dini dan pendidikan nonformal yang sebelumnya kosong diisi Sucandi, mantan pengawas sekaligus Koordinator Pendidikan Kecamatan (Kordikcam) Parengan.
Page: 1 2
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…
Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…
Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…
Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…