Mantan Kapolres Madiun ini mengatakan, perkenalan keduanya bermula dua bulan lalu. Saat itu korban dan pelaku sama-sama masih berstatus memiliki pasangan, berkenalan melalui Facebook.
Dalam akunnya, pelaku menggunakan identitas palsu dengan nama Arif Firmansyah. Setelah menjalin asmara selama dua bulan, pada 21 Juni lalu pelaku menawarkan kepada korban untuk membantu mengurus proses perceraian korban dengan suaminya.
Perwira kelahiran Bojonegoro ini mengatakan, alasan korban percaya menyerahkan uangnya karena diiming-iming akan dinikahi. Uang yang diserahkan itu akan menjadi modal untuk membuat akta cerai dirinya dan korban sekaligus.
Pada Kamis (29/6/2023), tersangka mendatangi rumah korban untuk menyerahkan dua lembar akta cerai dan diajak berhubungan layaknya suami istri.
“Setelah dilaporkan, kami melacak pelaku ternyata pulang di rumahnya di Gresik,” tegas dia.
Suryono mengatakan, barang bukti yang diamankan yakni ponsel milik pelaku dan akta cerai palsu. Tidak ada seragam polisi yang diamankan karena pelaku mengaku sebagai anggota polisi satuan intelkam yang tak membutuhkan seragam.
Kini, tersangka yang kesehariannya bekerja sebagai sopir ini dijerat pasal 378 jo 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman empat tahun penjara. (yud/tok)
—————————————————————-
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Awan gelap masih menggantung di langit industri Asia. Pada November, mesin-mesin manufaktur di China, Jepang,…
Penurunan harian kembali menampar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun di balik garis merah hari…
Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan…
Pergerakan indeks domestik kembali menunjukkan betapa pasar masih dihantui keraguan. Pada perdagangan Jumat (21/11) IDX…
Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA)…
Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar…