
PEMINDAIAN: Salah satu CJH melakukan pemindaian jari melalui aplikasi Saudi Bio Visa di kantor Kemenag Tuban. (Zidni Ilman Nafia/Radar Tuban)
Radartuban.jawapos.com – Belum semua calon jemaah haji (CJH) paham dan bisa menggunakan aplikasi Saudi Visa Bio. Sebagian besar masih datang ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tuban untuk melakukan perekaman.
Padahal, dengan aplikasi Saudi Visa Bio tersebut, perekaman pengurusan visa bisa dilakukan secara mandiri. Namun, faktanya belum banyak yang mengerti.
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Tuban Ashabul Yamin membenarkan masih banyaknnya CJH yang belum bisa mengoperasikan aplikasi Saudi Visa Bio.
‘’Yang belum paham biasanya datang langsung ke Kemenag,’’ katanya.
Dijelaskan Yamin, aplikasi tersebut memuat fitur biometrik wajah, sidik jari, dan pengunggahan foto kopi paspor. Sedianya, aplikasi ini untuk mempermudah jemaah haji mendapatkan visa. Sebab bisa dilakukan sendiri di rumah masing-masing atau di mana pun.
‘’Mestinya lebih mudah, karena tidak harus datang ke Kemenag,’’ ujarnya.
Page: 1 2
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menutup perdagangan di zona hijau. Berdasarkan data RTI Business,…
Industri otomotif nasional menutup 2025 dengan napas lega. Bukan karena lonjakan spektakuler sepanjang tahun, melainkan…
Pasar saham domestik akhirnya menutup perdagangan dengan nada hijau. Data RTI Business menunjukkan, Indeks Harga…
Angka 10.000 bukan sekadar target. Ini adalah pesan. Ketika Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan…
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (8/1) di zona merah. Setelah sempat bergerak…
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam/ANTM) kembali merangkak naik. Pada Senin (1/12), harga…