Categories: Nasional

Telat Diungkap, Data Pemilih ”Siluman” Berpotensi Masuk DPT

RADARTUBAN – Keterlambatan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Tuban dalam menyampaikan seluruh data pemilih “siluman” hasil pencocokan dan penelitian (coklit) data penduduk potensial pemilih pemilu (DP4), berakhir simalakama.

Karena baru diungkap pasca penetapan daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP), sehingga sebagian data pemilih “siluman” yang baru diungkap berpotensi menjadi daftar pemilih tetap (DPT).

Sebagaimana jadwal tahapan pemilu yang sudah tersusun. DPT Pemilu 2024 ditetapkan 20 Juni nanti. Artinya, waktu untuk melakukan validasi ratusan data pemilih “siluman” yang baru diungkap hanya tersisa tujuh hari kerja.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tuban Rohman Ubaid menyatakan, untuk mengidentifikasi data pemilih “siluman” yang mencapai ratusan itu membutuhkan waktu satu bulan lebih. Artinya, sudah pasti tidak akan selesai sebelum penetapan DPT.

Merujuk pengalaman validasi 277 data pemilih “siluman” yang diungkap sebelumnya, membutuhkan waktu lebih dari satu bulan. Sementara data pemilih “siluman” baru yang kembali disodorkan KPUK mencapai 585 data.

‘’Bisa saja (penyelesaian, Red) lebih lama dari sebelumnya,’’ ujar Ubaid—sapaannya —kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Artinya, dengan waktu yang tersisa tujuh hari kerja, maka sudah pasti tidak akan terkejar.

Menurut Ubaid, panjangnya waktu identifikasi data itu karena sudah menggunakan sistem informasi administrasi kependudukan (Siak) terpusat. Sehingga dispendukcapil tidak bisa mengakses data kependudukan secara bebas seperti sebelumnya.

Page: 1 2

Amin Fauzie

Recent Posts

Harga Emas Antam Hari Ini Ambles Rp 55.000, Turun ke Rp 3,004 Juta per Gram

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…

24 hours ago

Struktur Kepemilikan Saham BBCA Terungkap, Hanya Empat Pemegang Menguasai Lebih dari 1 Persen

Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…

2 days ago

Pertamina Klaim Stok BBM Aman untuk 21 Hari, Tapi Geopolitik Dunia Terus Mengintai

Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…

4 days ago

OJK Siapkan Regulasi Kripto Syariah di Indonesia, Tokenisasi Emas dan Properti Jadi Fokus Utama

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…

4 days ago

Demutualisasi Jadi Senjata Utama, BEI Pasang Target Ambisius Tembus 10 Besar Bursa Global

Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…

6 days ago

Aturan Free Float Diperketat, OJK Bidik 75 Persen Emiten Patuh Sebelum 2026 Berakhir

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…

7 days ago