‘’Dari pada kejadian lagi (tiang roboh, Red) mending kita pindah—menjauh dari tiang-tiang lampu,’’ kata dia.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR PRKP) Tuban Agung Supriyadi mem bantah perihal robohnya tiang karena konstruksinya rapuh.
Dia menegaskan, penyebab robohnya tiang lampu karena sering ditabrak kendaraan yang parkir di sisi utara jalan.
‘’Banyak yang ditabrak, kalau nabraknya pelan tiangnya bengkok atau melengkung, kalau nabraknya sedang, corannya yang retak,’’ ujarnya.
Padahal, lanjut Agung, di jalur tersebut sudah terpasang rambu larangan parkir. Terkait kerusakan tersebut, lanjut dia, akan segera diperbaiki pihak rekanan. Sebab, enam bulan pasca dikerjakan masih dalam masa perawatan.
‘’Dan itu menjadi tanggung jawab rekanan,’’ tandasnya.
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.