Terpisah, Ketua Komisi I DPRD Tuban Fahmi Fikroni angkat bicara terkait robohnya tiang lampu tersebut. Dia menduga, robohnya tiang lampu karena konstruksi yang tidak sesuai rencana ang garan biaya (RAB).
‘’Pengerjaannya asal-asalan, tidak sesuai RAB,’’ tudingnya langsung.
Berawal dari kejadian tersebut, Komisi I berencana memanggi pigak rekanan. Roni amat yakin bahwa robohnya tiang lampu karena pengerjaan yang asal-asalan, bukan diseruduk kendaraan.
‘’Awalnya rekanan takut terkena denda karena molor. Sehingga, mau tidak mau harus selesai cepat. Akhirnya begini ini kejadianya. Karena asal-asalan sehingga tiang roboh,’’ bebernya. (fud/tok)
Pasar modal kembali memanas. PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)…
Dominasi New York di panggung finansial internasional kembali mendapat legitimasi. Kota berjuluk “The Capital of…
Bursa saham Indonesia kembali berguncang. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup turun 24,73 poin atau…
PT Hafar Daya Konstruksi (HDK) akhirnya buka suara. Perusahaan yang merupakan anak usaha PT Petrosea…
Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan gejolak pasar keuangan yang belum reda, cadangan devisa Indonesia…
Dunia keuangan global bersiap menghadapi gempa besar. Perusahaan pengembang ChatGPT, yakni OpenAI, tengah menyiapkan langkah…