
TERENDAM: Ruas jalan dan pemukiman salah satu desa di Kecamatan Widang kebanjiran luapan air Bengawan Solo. (Istimewa/Radar Tuban
Radartuban.jawapos.com – Wilayah hulu Bengawan Solo di Jawa Tengah (Jateng) terus diguyur hujan lebat dengan intensitas tinggi selama beberapa waktu terakhir. Waduk Gajah Mungkur di Wonogiri, Jateng pun volumenya penuh. Pintunya terpaksa dibuka. Akibatkan Bengawan Solo meluap.
Kondisi ini tak pelak memicu banjir di wilayah hilir Bengawan Solo seperti sejumlah wilayah di Kabupaten Tuban.
Puluhan hektar lahan pertanian dan sejumlah rumah di bantaran Bengawan Solo turut Kecamatan Rengel dan Kecamatan Widang kebanjiran.
Camat Widang Soesilo Hadi Irwanto mengemukakan, banjir luapan sungai terpanjang di Jawa itu merendam tiga desa di wilayah administratifnya sejak Jumat malam (17/2), dan hingga kemarin semakin parah.
Tiga desa dimaksud Ngadipuro, Patihan, dan Simorejo. Sebagian ruas jalan dan sebelas rumah warga di tiga desa tersebut terendam. Sementara lahan pertanian terendam puluhan hektar. Untuk luas pastinya berapa, belum dikalkulasi.
‘’Ketinggian banjir bervariasi. Mulai 20—60 sentimeter,’’ ujarnya saat dihubungi Jawa Pos Radar Tuban kemarin.
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…
Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…
Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…
Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…