Categories: Nasional

Petani: Kartu Tani Rumit Sejak Proses Pembuatan

Radartuban.jawapos.com – Huda, A, salah satu petani di Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak mengungkapkan, kerumitan mendapatkan kartu berlangsung sejak dalam proses pembuatannya. Menurutnya, rata-rata petani kesusahan saat membikin kartu dimaksud.
Sering kali pada saat pendataan muncul ketidaksesuaian data.

Baca Distribusi Kartu Tani Tak Maksimal

‘’Seringnya nama dan NIK tidak cocok, jadi susah dan ribet,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Mungkin sebab itulah, terang dia berasumsi, proses pendistribusian kartu tani berjalan lamban. Di sisi lain, lanjut dia, ketersedian kartu dari pihak bank juga terbatas. Petani muda itu menyampaikan, banyak petani yang sudah terdaftar, namun kartunya belum jadi.

‘’Dari proses pembuatan hingga penerimaan kartu memang susah. Banyak hambatannya,’’ katanya.

Page: 1 2

Amin Fauzie

Recent Posts

Harga Emas Antam Hari Ini Ambles Rp 55.000, Turun ke Rp 3,004 Juta per Gram

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…

1 day ago

Struktur Kepemilikan Saham BBCA Terungkap, Hanya Empat Pemegang Menguasai Lebih dari 1 Persen

Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…

2 days ago

Pertamina Klaim Stok BBM Aman untuk 21 Hari, Tapi Geopolitik Dunia Terus Mengintai

Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…

4 days ago

OJK Siapkan Regulasi Kripto Syariah di Indonesia, Tokenisasi Emas dan Properti Jadi Fokus Utama

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…

4 days ago

Demutualisasi Jadi Senjata Utama, BEI Pasang Target Ambisius Tembus 10 Besar Bursa Global

Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…

6 days ago

Aturan Free Float Diperketat, OJK Bidik 75 Persen Emiten Patuh Sebelum 2026 Berakhir

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…

1 week ago