
BANTUAN KESULITAN WARGA: Polres Tuban dropping air bersih di Desa Ngandong, Kecamatan Grabagan, Selasa (20/6). (Kecamatan Grabagan untuk Radar Tuban)
RADAR TUBAN – Puncak musim kemarau di Tuban diprediksi terjadi pada Agustus mendatang. Kecamatan Grabagan termasuk salah satu kecamatan yang mengalami kekeringan lebih awal.
Kepada Jawa Pos Radar Tuban, Camat Grabagan Tolikan mengatakan, empat desa di wilayahnya kini mengalami krisis air bersih. Keempat desa tersebut, Desa Grabagan, Ngandong, Gesikan, dan Waleran.
Dia mengungkapkan, masyarakat pada empat desa tersebut mengeluhkan minimnya debit air pada sumur bor yang menyuplai air pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Lestari Tuban.
Menyikapi kondisi tersebut, mantan Sekcam Rengel itu sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban dan Perumdam Tirta Lestari Tuban. Harapannya, problem krisis air dapat tertangani dengan baik. Salah satunya mela kukan dropping air bersih pada empat desa yang kekurangan air bersih tersebut.
‘’Dropping air bersih juga dilakukan pihak lain. Salah satunya Polres Tuban pada Selasa (20/6),’’ imbuhnya.
Terkait solusi berkelanjutan, Tolikan berencana mengusulkan kepada Pemkab Tuban terkait pembangunan sumur bor di desa-desa yang rawan krisis air.
Page: 1 2
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menutup perdagangan di zona hijau. Berdasarkan data RTI Business,…
Industri otomotif nasional menutup 2025 dengan napas lega. Bukan karena lonjakan spektakuler sepanjang tahun, melainkan…
Pasar saham domestik akhirnya menutup perdagangan dengan nada hijau. Data RTI Business menunjukkan, Indeks Harga…
Angka 10.000 bukan sekadar target. Ini adalah pesan. Ketika Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan…
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (8/1) di zona merah. Setelah sempat bergerak…
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam/ANTM) kembali merangkak naik. Pada Senin (1/12), harga…