
MONITORING: Petugas usai mengevaluasi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Sukarno – Hatta yang menelan korban. (Yudha Satria Aditama/Radar Tuban)
Radartuban.jawapos.com – Peta blackspot atau titik rawan kecelakaan sepertinya akan berubah. Baru satu bulan, Kecamatan Tuban dan Kecamatan Jenu menjadi penyumbang terbanyak kasus kematian akibat kecelakaan lalu lintas.
Dua kecamatan tersebut menggeser Kecamatan Semanding dan Widang yang sebelumnya sempat menempati dua wilayah dengan angka kecelakaan tertinggi selama 2022.
Kanitgakkum Satlantas Polres Tuban Ipda Eko Sulistiyono menyampaikan, dalam evaluasi selama Januari, tercatat lima kecamatan penyumbang kasus kecelakaan terbesar. Yakni, Kecamatan Tuban dengan 16 kejadian, Kecamatan Jenu (14 kejadian), Kecamatan Palang (9 kejadian), Kecamatan Plumpang (9 kejadian), dan Kecamatan Semanding (8 kejadian).
‘’Total korban kejadian di lima kecamatan tersebut ada 56 kecelakaan lalu lintas,’’ tutur dia kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Mantan Kanitreskrim Polsek Grabagan ini mengatakan, jumlah korban di lima kecamatan tersebut juga cukup tinggi. Di Kecamatan Tuban dari 16 kasus, ada 2 orang meninggal dunia dan 20 luka ringan.
Page: 1 2
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…
Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…
Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…
Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…