Untuk fisik dan stamina, lanjut Khamid, terbentuk dengan sendirinya melalui tempaan latihan rutin.
Mantan kepala SMAN 1 Soko itu menyampaikan, menyebut keseriusan Candra menggeluti olahraga gulat termotivasi Siti, kakak kelasnya di SMPN 2 Soko.
Bedanya, setelah sukses, Siti hijrah ke Ka limantan Timur (Kaltim) dan menjadi atlet gulat provinsi tersebut.
Dengan bukti keberhasilan anak-anak didiknya yang pernah dibina, mantan kepala Dinas Pendidikan Tuban itu berharap atlet-atlet penerus Candra dan Siti untuk tidak ragu menyeriusi gulat dengan berlatih sungguh-sungguh.
‘’Moto yang saya gelorakan, Ayo Mengubah Nasib Melalui Gulat dengan Berpendidikan ternyata alhamdulillah bisa terwujud,’’ tutur pendiri sekaligus ketua Persatuan Sambo Seluruh Indonesia (Persambi) Kabupaten Tuban itu. (ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Pasar modal kembali memanas. PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)…
Dominasi New York di panggung finansial internasional kembali mendapat legitimasi. Kota berjuluk “The Capital of…
Bursa saham Indonesia kembali berguncang. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup turun 24,73 poin atau…
PT Hafar Daya Konstruksi (HDK) akhirnya buka suara. Perusahaan yang merupakan anak usaha PT Petrosea…
Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan gejolak pasar keuangan yang belum reda, cadangan devisa Indonesia…
Dunia keuangan global bersiap menghadapi gempa besar. Perusahaan pengembang ChatGPT, yakni OpenAI, tengah menyiapkan langkah…