
Radartuban.jawapos.com – Pemerintah tidak hanya memudahkan kelulusan siswanya. Lebih dari itu, pemerintah juga mendorong agar seluruh siswa lulus tanpa terkecuali. Lembaga pendidikan yang tak meluluskan siswa tanpa alasan kuat, akan diberi teguran langsung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Ancaman tak main-main tersebut guna mendorong tingkat pendidikan masyarakat.
Kasi SMA PK PLK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Bojonegoro – Tuban Maskun mengatakan pemerintah saat ini terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan masyarakat. Maka dari itu, kelulusan tidak hanya dipermudah, namun juga didorong agar seratus persen.
‘’Kalau ada lembaga pendidikan yang tidak meluluskan siswanya tanpa alasan kuat, Kemendikbudristek akan mendatangi sekolah tersebut untuk melakukan verifikasi,’’ tegas dia.
Maskun menegaskan, selama siswa tidak terjerat pidana, berkelakuan baik, dan memenuhi seluruh kegiatan sekolah, hampir dipastikan peserta didik akan lulus.
Bagaimana dengan siswa yang terjerat pidana? Mantan guru salah satu SMAN di Bojonegoro ini mengatakan selama keputusan tindak pidana belum inkracht atau berkekuatan hukum tetap, siswa tetap memiliki hak untuk lulus.
Page: 1 2
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menutup perdagangan di zona hijau. Berdasarkan data RTI Business,…
Industri otomotif nasional menutup 2025 dengan napas lega. Bukan karena lonjakan spektakuler sepanjang tahun, melainkan…
Pasar saham domestik akhirnya menutup perdagangan dengan nada hijau. Data RTI Business menunjukkan, Indeks Harga…
Angka 10.000 bukan sekadar target. Ini adalah pesan. Ketika Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan…
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (8/1) di zona merah. Setelah sempat bergerak…
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam/ANTM) kembali merangkak naik. Pada Senin (1/12), harga…