Musa juga mengatakan, partainya siap menghadapi sistem yang sampai saat ini belum jelas. Terpenting, lanjut politikus dari Semanding itu, partainya tetap bisa mengamankan target perolehan kursi di DPRD.
‘’Sistemnya apapun target perolehan kursi kami tetap tiga,’’ ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Tuban M. Miyadi mengatakan, pihaknya telah mengantisipasi sejak awal jika sistem pemilu 2024 tertutup atau terbuka. Salah satunya dengan menata kader-kader yang diturunkan sebagai bacaleg.
Dengan demikian, jika sistem pemilu menjadi tertutup, partainya tidak perlu melakukan perubahan apa pun.
Dia juga memastikan persiapan internal parpolnya tidak akan membuat bacalegnya mengundurkan diri karena perubahan sistem pemilu yang berakibat sulit bersaing.
‘’Karena dari satu dapil yang potensi menang itu berdasarkan nomor urut, antara 1 atau 2, ke bawah lagi akan sulit,’’ ujarnya.
Perlu diketahui, sistem pemilu tertutup memberi kewenangan sepenuhnya kepada partai untuk menentukan bacaleg yang duduk di kursi parlemen. Hal ini menjadikan rakyat tak bebas memilih. (fud/ds)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Page: 1 2
Nilai tukar rupiah kembali tersungkur pada penutupan perdagangan awal pekan. Tekanan kuat datang dari lonjakan…
Bayangan lonjakan harga energi global kembali menghantui pasar. Eskalasi konflik terbuka antara Iran melawan Israel…
Di saat pasar saham masih bergerak fluktuatif dan sentimen global belum sepenuhnya pulih, PT Astra…
Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali menunjukkan sinyal penguatan. Pada perdagangan Kamis…
Kinerja saham teknologi Indonesia sepanjang satu tahun terakhir menunjukkan dua wajah yang kontras.
Amerika Serikat menyematkan label “bersejarah” pada kesepakatan dagang terbarunya dengan Indonesia.