Meski Minim Bacaleg, Partai Pendatang Baru Tetap Pede

Radartuban.jawapos.com – Keberadaan Parpol baru di Tuban tampaknya masih sulit di terima. Selain Partai Garuda yang tidak memiliki bacaleg. Parpol pendatang baru lain, juga tidak ada satu pun yang berhasil memenuhi kuota bacaleg di setiap daerah pemilihan (dapil).

Partai Gelora, misalnya. Parpol yang dimandegani Fahri Hamzah bersama Anis Matta ini hanya mampu mendaftarkan empat bacaleg. Berikutnya, Partai Ummat sepuluh bacaleg dan PKN 15 bacaleg.

Pun demikian dengan PSI. Meski sudah dua kali menjadi peserta pemilu sejak 2014. Kendaraan politik besutan Grace Natalie ini tetap tidak mampu bersaing di Bumi Ronggolawe.

Parpol yang katanya mewakili generasi milenial ini mentok hanya mendaftarkan 20 bacaleg.

Meski sebagian besar parpol baru belum mampu bersaing di Tuban. Namun, untuk Partai Buruh sepertinya pengecualian.

Meski tidak genap seratus persen atau 50 bacaleg. Di luar dugaan, partai berlambang padi ini mampu mendaftarkan 42 bacaleg. Tersebar di semua dapil, dan lebih unggul di banding Hanura dan Perindo.

Meski terbilang partai lawas, Hanura hanya mampu mendaftarkan 28 bacaleg,  sedangkan Perindo 31 bacaleg.

Bagaimana dengan parpol lama lainnya? Selain Hanura, semua parpol lama yang memiliki keterwakilan kursi di DPRD telah memenuhi kuota 50 bacaleg. (Selengkapnya lihat grafis)

Page: 1 2

Amin Fauzie

Recent Posts

Harga Emas Antam Hari Ini Ambles Rp 55.000, Turun ke Rp 3,004 Juta per Gram

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…

24 hours ago

Struktur Kepemilikan Saham BBCA Terungkap, Hanya Empat Pemegang Menguasai Lebih dari 1 Persen

Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…

2 days ago

Pertamina Klaim Stok BBM Aman untuk 21 Hari, Tapi Geopolitik Dunia Terus Mengintai

Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…

4 days ago

OJK Siapkan Regulasi Kripto Syariah di Indonesia, Tokenisasi Emas dan Properti Jadi Fokus Utama

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…

4 days ago

Demutualisasi Jadi Senjata Utama, BEI Pasang Target Ambisius Tembus 10 Besar Bursa Global

Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…

6 days ago

Aturan Free Float Diperketat, OJK Bidik 75 Persen Emiten Patuh Sebelum 2026 Berakhir

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…

7 days ago