RADAR TUBAN – Baru disosialisasikan, Simulasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Jawa Pos Radar Tuban langsung mendapat respons positif dari seluruh kepala SMA dan SMK negeri se-Kabupaten Tuban.
SMKN 1 Tuban menjadi pendaftar pertama yang langsung mengikutkan seluruh peserta sampling asesmen nasional (AN) ke kantor Jawa Pos Radar Tuban, Senin (7/8). Jumlahnya 60 siswa.
Kepala SMKN 1 Tuban Sucipto mengatakan, Simulasi ANBK sangat diperlukan siswa dan sekolah untuk persiapan menuju asesmen penilaian mutu lembaga pendidikan.
Bagi peserta didik, simulasi ini dapat melatih siswa dalam mengerjakan survei karakter dan survei lingkungan belajar.
‘’Saya ikutkan seluruh siswa kelas XII, agar tingkat kelulusan peserta didik SMAN 1 Tuban ke perguruan tinggi negeri (PTN) bisa maksimal,’’ tutur dia antusias.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMKN Tuban itu menyampaikan, asesmen nasional dirancang untuk menghasilkan informasi akurat dalam memperbaiki kualitas belajar mengajar di setiap lingkungan sekolah.
Menurut dia, simulasi ini sebagai sarana yang bagus untuk pelatihan para siswa sebelum pelaksanaan AN.
‘’Simulasi ini bisa menambah semangat belajar siswa, terutama bagi siswa yang ingin menakar mutu pendidikannya,’’ tutur dia.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro – Tuban Adi Prayitno memberikan dukungan penuh pelaksanaan Simulasi ANBK Jawa Pos Radar Tuban. Dia mendorong setiap sekolah segera mendaftar sebelum ditutup.
‘’Simulasi ini sebagai wujud komitmen cabdin pendidikan untuk meningkatkan kualitas sekolah dan memajukan dunia pendidikan,’’ kata Adi.
Karena itu, dia mengimbau seluruh sekolah negeri dan swasta untuk memaksimalkan keikutsertaan peserta didik.
‘’Simulasi ini bagus sebagai latihan siswa, semakin terbiasa latihan, maka siswa kian matang da lam setiap mengikuti ases men atau penilaian mutu pendidikan,’’ ujarnya. (yud/ds)










