Categories: Nasional

Pengumuman PPS Digugat, KPUK Disidang

Radartuban.jawapos.com – Hasil pengumuman rekrutmen panitia pemungutan suara (PPS) digugat. Salah satu pendaftar melayangkan laporan atas dugaan kecurangan rekrutmen PPS yang diumumkan Sabtu (21/1).

Setelah menerima laporan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meregistrasi sebagai temuan pelanggaran administrasi. Kemarin (2/2) digelar sidang perdana dengan agenda pembacaan laporan pelapor.

Sidang yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 11.00 itu menghadirkan pelapor atas nama Nasrullah dari Desa Jetak, Kecamatan Montong.

Sementara dari KPUK Tuban hadir Divisi Hukum dan Pengawasan Kasmuri dan Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia Zakiyatul Munawaroh serta satu stafnya.

Selama satu jam, Nasrullah menyampaikan kronologi kejadian. Usai sidang, Nasrullah kepada awak media mengatakan, dia mengikuti tes wawancara PPS, Kamis (19/1). Hasilnya diumumkan Sabtu (21/1).

Page: 1 2 3

Amin Fauzie

Recent Posts

Harga Emas Antam Hari Ini Ambles Rp 55.000, Turun ke Rp 3,004 Juta per Gram

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…

23 hours ago

Struktur Kepemilikan Saham BBCA Terungkap, Hanya Empat Pemegang Menguasai Lebih dari 1 Persen

Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…

2 days ago

Pertamina Klaim Stok BBM Aman untuk 21 Hari, Tapi Geopolitik Dunia Terus Mengintai

Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…

4 days ago

OJK Siapkan Regulasi Kripto Syariah di Indonesia, Tokenisasi Emas dan Properti Jadi Fokus Utama

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…

4 days ago

Demutualisasi Jadi Senjata Utama, BEI Pasang Target Ambisius Tembus 10 Besar Bursa Global

Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…

6 days ago

Aturan Free Float Diperketat, OJK Bidik 75 Persen Emiten Patuh Sebelum 2026 Berakhir

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…

7 days ago