30.1 C
Tuban
Thursday, 3 April 2025
spot_img
spot_img

Pansus Minta CSR Pembangunan GOR Dikembalikan, Dianggap Kesalahan Kebijakan

Radartuban.jawapos.com – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati 2022 menganggap bahwa penggunaan dana CSR (corporate social responsibility) untuk pembangunan fasilitas GOR Rangga Jaya Anoraga  sebagai kesalahan.

Sebab alasan tersebut, pansus memberikan rekomendasi kepada Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky untuk mengembalikan dana CSR tersebut.

Baca Juga :  Dana CSR GOR Diduga Dimanfaatkan, Komisi I Agendakan Panggil Penyandang Dana

‘’Dimohon, anggaran CSR (yang digunakan memba ngun GOR, Red) dikembalikan kepada untuk kepentingan masyarakat di sekitar perusahaan,’’ kata Ketua Pansus LKPJ Bupati 2022 Luluk Khamim Munjizat saat menyampaikan rekomendasi pansus.

Sebagaimana diungkapkan pansus, total anggaran CSR yang digunakan untuk  membangun GOR kurang lebih Rp 2,1 miliar.

Dana tersebut berasal dari PT Semen Indonesia, PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), dan Bank Jatim.

Menurut Khamim, pembangunan GOR sebenarya bisa menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Pun sedianya juga sudah dianggarkan. Pada tahap awal, atau APBD murni dianggarkan sebesar Rp 8,9 miliar. Berikutnya pada tahap dua dianggarkan lagi sebesar Rp 4,9 miliar.

Namun, alokasi anggaran tahap dua gagal terealisasi, karena terlambat lelang.

‘’Alasannya (gagal terealisasi, Red), karena pembangunan pada tahap pertama belum tuntas,’’ terang anggota DPRD dari Fraksi PKB itu.

Radartuban.jawapos.com – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati 2022 menganggap bahwa penggunaan dana CSR (corporate social responsibility) untuk pembangunan fasilitas GOR Rangga Jaya Anoraga  sebagai kesalahan.

Sebab alasan tersebut, pansus memberikan rekomendasi kepada Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky untuk mengembalikan dana CSR tersebut.

Baca Juga :  Dana CSR GOR Diduga Dimanfaatkan, Komisi I Agendakan Panggil Penyandang Dana

‘’Dimohon, anggaran CSR (yang digunakan memba ngun GOR, Red) dikembalikan kepada untuk kepentingan masyarakat di sekitar perusahaan,’’ kata Ketua Pansus LKPJ Bupati 2022 Luluk Khamim Munjizat saat menyampaikan rekomendasi pansus.

Sebagaimana diungkapkan pansus, total anggaran CSR yang digunakan untuk  membangun GOR kurang lebih Rp 2,1 miliar.

Dana tersebut berasal dari PT Semen Indonesia, PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), dan Bank Jatim.

- Advertisement -

Menurut Khamim, pembangunan GOR sebenarya bisa menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Pun sedianya juga sudah dianggarkan. Pada tahap awal, atau APBD murni dianggarkan sebesar Rp 8,9 miliar. Berikutnya pada tahap dua dianggarkan lagi sebesar Rp 4,9 miliar.

Namun, alokasi anggaran tahap dua gagal terealisasi, karena terlambat lelang.

‘’Alasannya (gagal terealisasi, Red), karena pembangunan pada tahap pertama belum tuntas,’’ terang anggota DPRD dari Fraksi PKB itu.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Radarbisnis.com

Ikuti Kami:
Telegram: t.me/radartuban
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Radar Bisnis WhatsApp Channel : https:http://bit.ly/3DonStL. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
spot_img
spot_img

Artikel Terkait

spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img
spot_img
/