
DEKAT DENGAN RAKYAT: Presiden Jokowi ketika tanam padi bersama para petani di Desa Senori, Kecamatan Merakurak kemarin (6/4). (Yusab Alfa Ziqin/Radar Tuban)
Radartuban.jawapos.com – Ruang dan dukungan diberikan Pemkab Tuban agar para petani di Bumi Ronggolawe menekuni pertanian organik, menuai hasil. Salah satunya di Desa Senori, Kecamatan Merakurak.
Hal ini jadi salah satu alasan mengapa Presiden Joko Widodo dan istrinya Iriana Joko Widodo, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky beserta rombongan lainnya, melakukan kunjungan kerja ke desa tersebut kemarin pagi (6/4).
Keriuhan di Desa Senori pun tak terhindarkan menyambut kunjungan kerja presiden. Terlebih, Presiden Joko Widodo, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky terjun ke lahan pertanian organik di desa berjarak sekitar 15 kilometer dari pusat Kota Tuban tersebut.
Keempat pejabat penting ini turut menanam padi secara langsung bersama para petani organik desa setempat.
Kepada awak media, presiden karib disapa Jokowi itu menyampaikan, pertanianorganik di Desa Senori ini amat bagus, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.
Orang nomor satu di Indonesia itu pun terang-terangan mengaku senang. Pertanian tanpa bahan kimia diawaki para petani Kabupaten Tuban tergabung dalam Serikat Petani Indonesia (SPI) itu, kata dia, baik dicontoh, diterapkan, atau dikembangkan di daerah-daerah lain.
‘’Sehingga para petani kita pun tak terlalu bergantung lagi dengan pupuk kimia,’’ jelasnya.
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…
Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…
Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…
Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…