Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Tuban M. Emawan Putra saat di konfirmasi mengaku belum mengetahui sama sekali perihal kabar penemuan benda-benda arkeologi pada awal 2022 tersebut.
Mendapat kabar itu, Emawan akan segera turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan.
‘’Saya malah baru dengar ini, nanti kita selidiki lebih lanjut,’’ katanya.
Terkait informasi hilangnya sejumlah benda-benda bersejarah yang ditemukan, mantan Inspektur Wilayah IV Inspektorat Tuban ini sangat menyayangkan.
Ditegaskan dia, seharusnya keberadaan artefak menjadi sarana penelitian perihal peradaban masa lalu di Bumi Ronggolawe.
‘’Sungguh sangat disayangkan kalau ada yang hilang, padahal benda tersebut bernilai sejarah,’’ tandasnya. (zid/tok)
Baca juga di versi cetak edisi 10 Februari 2023:
Pasar modal kembali memanas. PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)…
Dominasi New York di panggung finansial internasional kembali mendapat legitimasi. Kota berjuluk “The Capital of…
Bursa saham Indonesia kembali berguncang. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup turun 24,73 poin atau…
PT Hafar Daya Konstruksi (HDK) akhirnya buka suara. Perusahaan yang merupakan anak usaha PT Petrosea…
Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan gejolak pasar keuangan yang belum reda, cadangan devisa Indonesia…
Dunia keuangan global bersiap menghadapi gempa besar. Perusahaan pengembang ChatGPT, yakni OpenAI, tengah menyiapkan langkah…