26.3 C
Tuban
Friday, 23 January 2026
spot_img
spot_img

Paundrakarna Pimpin Kirab Pusaka Malam 1 Sura Mangkunegaran

RADAR TUBAN – Cucu Presiden RI pertama Ir Soekarno (Bung Karno) yang juga merupakan putra pertama KGPAA Mangkunegara IX GPH Paundrakarna Jiwa Suryanegara memimpin kirab pusaka malam 1 Sura di Pura Mangkunegaran Surakarta.

Berdasarkan pantauan di lokasi acara, Selasa petang, ANTARA melaporkan ribuan orang mengikuti kirab tersebut. Para peserta tampak khusyuk mengikuti kirab yang disebut dengan “laku bisu” itu.

Seperti namanya, selama mengikuti kirab para peserta dilarang untuk berbicara dan berinteraksi dengan siapapun. Selain itu, pada Sura tahun ini ada empat pusaka yang dikirabkan.

Selain diikuti oleh kerabat Pura Mangkunegaran, terlihat pula beberapa tokoh publik yang hadir, di antaranya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, anggota DPR RI Aria Bima, dan mantan Panglima TNI Jenderal (Pur) Gatot Nurmantyo.

Baca Juga :  Korban Mengaku Merasakan Mual Setelah Makan Nasi Kotak Maulid Nabi di Cianjur

Kirab berjalan selama setengah jam dengan menempuh rute gerbang utama Pura Mangkunegaran di Jalan Ronggowarsito, berbelok ke kanan ke Jalan Kartini, Jalan RM Said, Jalan Teuku Umar, dan kembali ke Pura Mangkunegaran.

Electronic money exchangers listing

Sementara itu, beberapa saat usai kirab berjalan, warga yang sudah menunggu sejak beberapa waktu lalu berebut air siraman pusaka. Mereka sengaja membawa tempat agar bisa membawa air kembang untuk dibawa pulang.

Salah satu warga Hadi Setiono mengatakan air bekas siraman pusaka atau disebut air jamasan tersebut akan dibawa pulang.

“Ya untuk kebersihan agar kerja lancar, anak cucu sukses,” kata warga Kalijambe Sragen berusia 69 tahun tersebut.

Ia mengatakan air tersebut akan disimpan dan sedikit demi sedikit digunakan sebagai campuran air untuk mandi.

Baca Juga :  Di Tuban, Sehari 1,4 Ton Sampah Masuk TPA

“Saya setiap tahun selalu ke sini, dulu kan simbah saya juga jadi abdi dalem di sini,” demikian Hadi Setiono. (*)

Sumber: ANTARA

—————————————————————-

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

RADAR TUBAN – Cucu Presiden RI pertama Ir Soekarno (Bung Karno) yang juga merupakan putra pertama KGPAA Mangkunegara IX GPH Paundrakarna Jiwa Suryanegara memimpin kirab pusaka malam 1 Sura di Pura Mangkunegaran Surakarta.

Berdasarkan pantauan di lokasi acara, Selasa petang, ANTARA melaporkan ribuan orang mengikuti kirab tersebut. Para peserta tampak khusyuk mengikuti kirab yang disebut dengan “laku bisu” itu.

Seperti namanya, selama mengikuti kirab para peserta dilarang untuk berbicara dan berinteraksi dengan siapapun. Selain itu, pada Sura tahun ini ada empat pusaka yang dikirabkan.

Selain diikuti oleh kerabat Pura Mangkunegaran, terlihat pula beberapa tokoh publik yang hadir, di antaranya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, anggota DPR RI Aria Bima, dan mantan Panglima TNI Jenderal (Pur) Gatot Nurmantyo.

Baca Juga :  Muntamah, CJH Tertua asal Tuban Berusia 95 Tahun

Kirab berjalan selama setengah jam dengan menempuh rute gerbang utama Pura Mangkunegaran di Jalan Ronggowarsito, berbelok ke kanan ke Jalan Kartini, Jalan RM Said, Jalan Teuku Umar, dan kembali ke Pura Mangkunegaran.

- Advertisement -

Sementara itu, beberapa saat usai kirab berjalan, warga yang sudah menunggu sejak beberapa waktu lalu berebut air siraman pusaka. Mereka sengaja membawa tempat agar bisa membawa air kembang untuk dibawa pulang.

Salah satu warga Hadi Setiono mengatakan air bekas siraman pusaka atau disebut air jamasan tersebut akan dibawa pulang.

Electronic money exchangers listing

“Ya untuk kebersihan agar kerja lancar, anak cucu sukses,” kata warga Kalijambe Sragen berusia 69 tahun tersebut.

Ia mengatakan air tersebut akan disimpan dan sedikit demi sedikit digunakan sebagai campuran air untuk mandi.

Baca Juga :  Tebing Kali Kening Longsor, Ada Empat Rumah di Dekat Titik Longsor

“Saya setiap tahun selalu ke sini, dulu kan simbah saya juga jadi abdi dalem di sini,” demikian Hadi Setiono. (*)

Sumber: ANTARA

—————————————————————-

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Radarbisnis.com

Ikuti Kami:
Telegram: t.me/radartuban
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Radar Bisnis WhatsApp Channel : https:http://bit.ly/3DonStL. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
spot_img
spot_img

Artikel Terkait

spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img
spot_img