25.7 C
Tuban
Saturday, 5 April 2025
spot_img
spot_img

Tuban Specta Night Carnival Diundur, Berikut Alasan Panitia Penelenggara

RADAR TUBAN – Mundurnya seluruh SMA dan SMK negeri dari keikutsertaan Tuban Specta Night Carnival benar-benar membikin pusing panitia. Minimnya peserta membuat panitia memutuskan penyelenggaraan pawai budaya tersebut diundur dari semula 22 Agustus menjadi 28 Agustus.

Seperti diketahui, pelaksanaan Tuban Specta Night Carnival sempat dijadwalkan ulang dua kali. Sebelumnya, acara itu sempat diundur 30 Agustus. Belakangan, penyelenggaraan kembali direvisi.

Salah satu pertimbangannya, 30 Agustus bertepatan dengan Haul Ponpes Langitan. Diundurnya pelaksanaan tersebut diharapkan mampu mematangkan persiapan sekaligus meningkat kan keikutsertaan peserta dari lembaga pendidikan. Lebih-lebih jumlah peserta bisa bertambah.

Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, serta Pariwisata M. Emawan Putra mengatakan, Tuban Specta Night Carnival diundur menjadi 28 Agustus dengan sejumlah alasan.

Baca Juga :  Melewati Jalur Lokasi Kecelakaan KA Brantas, Perjalanan KA Pandalungan Terganggu

Pertama, mundurnya seluruh SMA dan SMK negeri sebagai peserta membuat panitia harus mencari peserta dari sektor lain.

‘’Salah satunya karena itu (mundurnya SMAN–SMKN jadi peserta, Red). Kedua, agar persiapaan lebih matang,’’ tegas dia.

Dengan mundurnya jadwal pelaksanaan, Wawan sapaan akrabnya berharap, banyak lembaga pendidikan yang berubah pikiran.

Untuk sementara ini, baru SMPN 1 Tuban yang sudah mendaftarkan diri sebagai peserta Tuban Specta Night Carnival.

Sebelumnya, jenjang SMP memang dikhususkan untuk memeriahkan Sepeda Hias. Namun, belakangan jenjang SMP diperbolehkan berpartisipasi untuk pawai.

‘’Kami tawarkan juga ke SMP lain untuk berpartisipasi memeriahkan,’’ ungkapnya.

Mantan Inspektur Wilayah IV Inspektorat Tuban itu meneruskan, hingga kemarin baru 29 peserta yang mendaftar pawai. Jumlah tersebut sudah termasuk komunitas, perusahaan swasta, dan perbankan yang mendaftar.

Baca Juga :  Mengganas, Satu Pasien DBD di Tuban Kembali Meninggal

Untuk jenjang SMA dan SMK negeri hingga belum ada satu pun yang menyatakan diri sebagai peserta.

‘’Sebenarnya tidak ada target jumlah peserta, kami hanya ingin perayaan untuk masyarakat ini berlangsung meriah dan bisa dinikmati bersama,’’ ucap dia. (yud/tok)

RADAR TUBAN – Mundurnya seluruh SMA dan SMK negeri dari keikutsertaan Tuban Specta Night Carnival benar-benar membikin pusing panitia. Minimnya peserta membuat panitia memutuskan penyelenggaraan pawai budaya tersebut diundur dari semula 22 Agustus menjadi 28 Agustus.

Seperti diketahui, pelaksanaan Tuban Specta Night Carnival sempat dijadwalkan ulang dua kali. Sebelumnya, acara itu sempat diundur 30 Agustus. Belakangan, penyelenggaraan kembali direvisi.

Salah satu pertimbangannya, 30 Agustus bertepatan dengan Haul Ponpes Langitan. Diundurnya pelaksanaan tersebut diharapkan mampu mematangkan persiapan sekaligus meningkat kan keikutsertaan peserta dari lembaga pendidikan. Lebih-lebih jumlah peserta bisa bertambah.

Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, serta Pariwisata M. Emawan Putra mengatakan, Tuban Specta Night Carnival diundur menjadi 28 Agustus dengan sejumlah alasan.

Baca Juga :  JPPR: Hasil Seleksi Bawaslu Diskriminasi terhadap Perempuan

Pertama, mundurnya seluruh SMA dan SMK negeri sebagai peserta membuat panitia harus mencari peserta dari sektor lain.

- Advertisement -

‘’Salah satunya karena itu (mundurnya SMAN–SMKN jadi peserta, Red). Kedua, agar persiapaan lebih matang,’’ tegas dia.

Dengan mundurnya jadwal pelaksanaan, Wawan sapaan akrabnya berharap, banyak lembaga pendidikan yang berubah pikiran.

Untuk sementara ini, baru SMPN 1 Tuban yang sudah mendaftarkan diri sebagai peserta Tuban Specta Night Carnival.

Sebelumnya, jenjang SMP memang dikhususkan untuk memeriahkan Sepeda Hias. Namun, belakangan jenjang SMP diperbolehkan berpartisipasi untuk pawai.

‘’Kami tawarkan juga ke SMP lain untuk berpartisipasi memeriahkan,’’ ungkapnya.

Mantan Inspektur Wilayah IV Inspektorat Tuban itu meneruskan, hingga kemarin baru 29 peserta yang mendaftar pawai. Jumlah tersebut sudah termasuk komunitas, perusahaan swasta, dan perbankan yang mendaftar.

Baca Juga :  Yhoga Rizky Kristanto, Pendiri Wayang Suket Indonesia yang Mendunia

Untuk jenjang SMA dan SMK negeri hingga belum ada satu pun yang menyatakan diri sebagai peserta.

‘’Sebenarnya tidak ada target jumlah peserta, kami hanya ingin perayaan untuk masyarakat ini berlangsung meriah dan bisa dinikmati bersama,’’ ucap dia. (yud/tok)

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Radarbisnis.com

Ikuti Kami:
Telegram: t.me/radartuban
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Radar Bisnis WhatsApp Channel : https:http://bit.ly/3DonStL. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
spot_img
spot_img

Artikel Terkait

spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img
spot_img