RADAR TUBAN – Menjelang tahun politik, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan instruksi khusus kepada seluruh jajarannya untuk mendorong aktifnya satuan keamanan lingkungan (satkamling). Dalam program ini nantinya setiap polres diberi tugas untuk mendata, mengawasi, dan mengimbau masyarakat agar mengaktifkan satkamling di lingkup rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW).
Melalui amanat yang dibacakan Kapolres Tuban AKBP Suryono dalam Apel Satkamling di halaman belakang Polres Tuban kemarin (21/6), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa satkamling merupakan garda terdepan dalam pengamanan lingkungan RT maupun RW di setiap kelurahan/ desa. Karena itu, kehadirannya diharapkan mampu menjadi early warning terhadap potensi kejahatan dan dapat melakukan tindakan pencegahan secara cepat sebagai bagian dari pemolisian yang prediktif.
Lebih lanjut Suryono membeberkan data satkamling yang telah divalidasi oleh Korbinmas Baharkam Polri pada awal 2023. Data tersebut menunjukkan 230.028 pos satkamling se-Indonesia.
Dari jumlah tersebut hanya 60 persen atau sebanyak 34.753 pos satkamling yang aktif. Sisanya 95.275 pos satkamling dinyatakan tidak aktif.
Dengan demikian, diperlukan peran serta seluruh masyarakat dan stakeholder dalam mengaktifkan sekaligus mem berdayakan kembali satkamling.
Apel Satkamling yang dilaksanakan serempak di seluruh Indonesia kemarin (21/6), kata Suryono, merupakan salah satu upaya Polri untuk mempercepat revitalisasi satkamling.
Harapannya, dapat meningkatkan semangat dan optimalisasi peran awak satkamling dalam mengemban fungsi memelihara keamanan dan ketertiban secara swakarsa.
‘’Kehadiran satkamling menjadi nilai penting karena anggotanya merupakan masyarakat setempat yang memiliki peran signifikan dalam menjaga keamanan,’’ tegasnya.
RADAR TUBAN – Menjelang tahun politik, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan instruksi khusus kepada seluruh jajarannya untuk mendorong aktifnya satuan keamanan lingkungan (satkamling). Dalam program ini nantinya setiap polres diberi tugas untuk mendata, mengawasi, dan mengimbau masyarakat agar mengaktifkan satkamling di lingkup rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW).
Melalui amanat yang dibacakan Kapolres Tuban AKBP Suryono dalam Apel Satkamling di halaman belakang Polres Tuban kemarin (21/6), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa satkamling merupakan garda terdepan dalam pengamanan lingkungan RT maupun RW di setiap kelurahan/ desa. Karena itu, kehadirannya diharapkan mampu menjadi early warning terhadap potensi kejahatan dan dapat melakukan tindakan pencegahan secara cepat sebagai bagian dari pemolisian yang prediktif.
Lebih lanjut Suryono membeberkan data satkamling yang telah divalidasi oleh Korbinmas Baharkam Polri pada awal 2023. Data tersebut menunjukkan 230.028 pos satkamling se-Indonesia.
Dari jumlah tersebut hanya 60 persen atau sebanyak 34.753 pos satkamling yang aktif. Sisanya 95.275 pos satkamling dinyatakan tidak aktif.
Dengan demikian, diperlukan peran serta seluruh masyarakat dan stakeholder dalam mengaktifkan sekaligus mem berdayakan kembali satkamling.
- Advertisement -
Apel Satkamling yang dilaksanakan serempak di seluruh Indonesia kemarin (21/6), kata Suryono, merupakan salah satu upaya Polri untuk mempercepat revitalisasi satkamling.
Harapannya, dapat meningkatkan semangat dan optimalisasi peran awak satkamling dalam mengemban fungsi memelihara keamanan dan ketertiban secara swakarsa.
‘’Kehadiran satkamling menjadi nilai penting karena anggotanya merupakan masyarakat setempat yang memiliki peran signifikan dalam menjaga keamanan,’’ tegasnya.