25.7 C
Tuban
Saturday, 5 April 2025
spot_img
spot_img

Terdeteksi, 236 Titik Panas Tersebar di Kalimantan Timur

RADAR TUBAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi sebanyak 236 titik panas yang tersebar di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), sehingga semua pihak diajak saling mengingatkan untuk tidak sembarangan melakukan pembakaran agar tidak terjadi penambahan titik panas.

“Sebanyak 236 titik panas tersebut terpantau Sabtu (29/7) ini mulai pukul 01.00 – 17.00 WITA,” kata Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I SAMS Sepinggan BMKG Balikpapan Diyan Novrida di Balikpapan, Sabtu.

Titik panas merupakan indikator kebakaran hutan atau lahan (karhutla) yang terdeteksi dari suatu lokasi dengan suhu relatif tinggi dibandingkan dengan suhu di sekitarnya.

Ia menjelaskan ke-236 titik panas itu tersebar pada tujuh kabupaten di Kaltim dengan rincian di Paser ada 4, Penajam Paser Utara 1, Kutai Barat 16, Kutai Timur 85, Kutai Kartanegara 44, Berau 74, dan Mahakam Ulu 12 titik panas.

Baca Juga :  Gempa Terkini Guncang Cianjur M 4,3, Waspada Gempa Susulan

Sebaran titik panas ini telah diinformasikan kepada pihak terkait, termasuk kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten masing-masing untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Sedangkan untuk mencegah bertambahnya titik panas, maka ia mengingatkan semua lapisan saling waspada seperti tidak membakar puntung rokok sembarangan, tidak melakukan pembakaran saat mengelola lahan.

Apalagi saat ini merupakan musim kemarau menyebabkan banyak daun dan ranting mengering, sehingga kondisi ini sangat rawan terjadi karhutla.

Sehari sebelumnya, yakni Jumat (28/7) pihaknya juga mendeteksi adanya 83 titik panas yang tersebar di enam kabupaten, namun titik panas tersebut sudah padam, sedangkan 236 titik/lokasi yang terpantau hari ini berada di titik koordinat berbeda.

Baca Juga :  Mendag Sambut Jepang yang Rencana Inisiasi Pengembangan Ekonomi Kawasan

Sebaran 236 titik panas tersebut antara lain di Kabupaten Mahakam Ulu yang terdeteksi 12 titik panas, tersebar pada dua kecamatan, yakni Kecamatan Long Apari 2 titik dan Kecamatan Long Pahangai 10 titik panas,

Di Kabupaten Kutai Timur yang terdeteksi 85 titik, tersebar di 14 kecamatan yakni Teluk Pandan ada 4, Telen 6, Sangkulirang, Muara Wahau, Batu Ampar, Sangatta Utara masing-masing 1, Bengalon 24, Busang 3 titik panas.

“Kemudian di Kecamatan Long Mesangat ada 3 titik, Kaubun 18, Kongbeng 2, Muara Ancalong 6, Muara Bengkal 6, Rantau Pulung 11, Telen 6, dan Kecamatan Teluk Pandan 4 titik. Sebanyak 236 titik panas tersebut memiliki tingkat kepercayaan menengah dan tinggi,” demikian Diyan Novrida. (*)

Sumber: ANTARA, Pewarta: M.Ghofar

RADAR TUBAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi sebanyak 236 titik panas yang tersebar di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), sehingga semua pihak diajak saling mengingatkan untuk tidak sembarangan melakukan pembakaran agar tidak terjadi penambahan titik panas.

“Sebanyak 236 titik panas tersebut terpantau Sabtu (29/7) ini mulai pukul 01.00 – 17.00 WITA,” kata Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I SAMS Sepinggan BMKG Balikpapan Diyan Novrida di Balikpapan, Sabtu.

Titik panas merupakan indikator kebakaran hutan atau lahan (karhutla) yang terdeteksi dari suatu lokasi dengan suhu relatif tinggi dibandingkan dengan suhu di sekitarnya.

Ia menjelaskan ke-236 titik panas itu tersebar pada tujuh kabupaten di Kaltim dengan rincian di Paser ada 4, Penajam Paser Utara 1, Kutai Barat 16, Kutai Timur 85, Kutai Kartanegara 44, Berau 74, dan Mahakam Ulu 12 titik panas.

Baca Juga :  Mal Pelayanan Publik Pekanbaru Hangus Terbakar

Sebaran titik panas ini telah diinformasikan kepada pihak terkait, termasuk kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten masing-masing untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

- Advertisement -

Sedangkan untuk mencegah bertambahnya titik panas, maka ia mengingatkan semua lapisan saling waspada seperti tidak membakar puntung rokok sembarangan, tidak melakukan pembakaran saat mengelola lahan.

Apalagi saat ini merupakan musim kemarau menyebabkan banyak daun dan ranting mengering, sehingga kondisi ini sangat rawan terjadi karhutla.

Sehari sebelumnya, yakni Jumat (28/7) pihaknya juga mendeteksi adanya 83 titik panas yang tersebar di enam kabupaten, namun titik panas tersebut sudah padam, sedangkan 236 titik/lokasi yang terpantau hari ini berada di titik koordinat berbeda.

Baca Juga :  BMKG: Waspadai hujan lebat disertai petir di pegunungan

Sebaran 236 titik panas tersebut antara lain di Kabupaten Mahakam Ulu yang terdeteksi 12 titik panas, tersebar pada dua kecamatan, yakni Kecamatan Long Apari 2 titik dan Kecamatan Long Pahangai 10 titik panas,

Di Kabupaten Kutai Timur yang terdeteksi 85 titik, tersebar di 14 kecamatan yakni Teluk Pandan ada 4, Telen 6, Sangkulirang, Muara Wahau, Batu Ampar, Sangatta Utara masing-masing 1, Bengalon 24, Busang 3 titik panas.

“Kemudian di Kecamatan Long Mesangat ada 3 titik, Kaubun 18, Kongbeng 2, Muara Ancalong 6, Muara Bengkal 6, Rantau Pulung 11, Telen 6, dan Kecamatan Teluk Pandan 4 titik. Sebanyak 236 titik panas tersebut memiliki tingkat kepercayaan menengah dan tinggi,” demikian Diyan Novrida. (*)

Sumber: ANTARA, Pewarta: M.Ghofar

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Radarbisnis.com

Ikuti Kami:
Telegram: t.me/radartuban
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Radar Bisnis WhatsApp Channel : https:http://bit.ly/3DonStL. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
spot_img
spot_img

Artikel Terkait

spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img
spot_img