Categories: Olahraga

Nur Khamid, Pencetak Candra Marimar Raih Medali Perak SEA Games

Perjuangan tak pernah mengkhianati hasil. Kata bijak tersebut paling tepat untuk menggambarkan jerih payah Nur Khamid dalam merintis ekstrakurikuler gulat sejak 2006 atau 17 tahun silam.

KAMIS (18/5) pagi, Khamid mengeluarkan sebuah tangga aluminium dari dalam rumahnya, Desa Kebonagung, Kecamatan Rengel. Tangga itulah yang dinaikinya untuk memasang sebuah spanduk bertuliskan; Selamat kepada Candra Marimar, Juara SEA Games Kamboja Cabor Gulat Tahun 2023 dan Selamat Kepada Atlet Gulat Tuban Juara
Umum Kejurprov Gulat Jawa Timur Pemula dan Remaja Tahun 2023.

Potret tersebut cukup menggambarkan sepak-terjang Khamid, panggilan akrabnya, dalam menggelorakan olahraga gulat di Bumi Ronggolawe.

Diwawancarai Jawa Pos Radar Tuban, dia mengung kapkan pasang surutnya mendirikan dan merintis ekstrakurikuler gulat di SMPN 1 Soko sejak 2006. Saat itu, dia masih menjadi guru olahraga sekolah tersebut.

Di tahun pertama tersebut, dia mengaku kesulitan merintis karena bersama dengan kasus nasional WCW, olahraga tarung bebas yang disiarkan salah satu televisi swasta nasional.

Karena tayangan tersebut, banyak anak di tanah air yang mengalami cedera setelah meniru gulat ala WCW. ‘’Saya pun sulit sekali mencari atlet,’’ tuturnya.

Didera kesulitan tersebut, Khamid bukannya menyerah. Dia justru tertantang. Seiring berja lannya waktu, mantan kepala SMPN 2 Soko itu mampu meyakinkan anak-anak  didiknya untuk memilih gulat sebagai ekstraku rikuler.

Salah satu modal suksesnya adalah menggelorakan moto; Ayo Mengubah Nasib Melalui Gulat dengan Berpendidikan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tuban itu menerangkan, moto tersebut untuk memberi motivasi atlet-atletnya agar mengubah nasib dengan berpendidikan tinggi melalui gulat.

Nah, untuk menempuh pendidikan tinggi, diharapkan gulat bisa memfasilitasi dengan mendapatkan beasiswa melalui Bidikmisi (seka rang KIP Kuliah, Red).

Moto inilah yang menarik sejumlah siswanya dari kalangan menengah ke bawah. Mereka yang orang tuanya hidup pas-pasan berharap serius menerjuni gulat agar bisa kuliah dan mengubah nasibnya.

Page: 1 2 3

Amin Fauzie

Recent Posts

Harga Emas Antam Hari Ini Ambles Rp 55.000, Turun ke Rp 3,004 Juta per Gram

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan…

1 day ago

Struktur Kepemilikan Saham BBCA Terungkap, Hanya Empat Pemegang Menguasai Lebih dari 1 Persen

Struktur kepemilikan saham bank swasta terbesar di Indonesia kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan bahwa…

2 days ago

Pertamina Klaim Stok BBM Aman untuk 21 Hari, Tapi Geopolitik Dunia Terus Mengintai

Menjelang Lebaran dan arus mudik Idul Fitri, kekhawatiran publik soal ketersediaan bahan bakar minyak mulai…

4 days ago

OJK Siapkan Regulasi Kripto Syariah di Indonesia, Tokenisasi Emas dan Properti Jadi Fokus Utama

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka babak baru bagi industri kripto nasional. Regulator sektor keuangan…

4 days ago

Demutualisasi Jadi Senjata Utama, BEI Pasang Target Ambisius Tembus 10 Besar Bursa Global

Bursa Efek Indonesia tak lagi ingin sekadar besar di kandang sendiri. Lewat agenda demutualisasi, BEI…

6 days ago

Aturan Free Float Diperketat, OJK Bidik 75 Persen Emiten Patuh Sebelum 2026 Berakhir

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai mengencangkan ikat pinggang tata kelola pasar saham. Regulator menargetkan 75…

1 week ago