Dibekali dan Dilatih untuk Siap Bekerja
Radartuban.jawapos.com – Untuk menunjang kebutuhan Tuban sebagai kota industri, SMKN 1 Widang melebarkan sayap dengan membuka dua jurusan baru, yakni teknik pendingin dan tata udara (TPTU) serta perhotelan. Baru dibuka, siswa jurusan TPTU langsung dibekali ilmu dan pelatihan.
Pembekalan tersebut merupakan bagian dari MoU (memorandum of understanding) dengan Panasonic Gobel Group yang terdiri dari PT Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI), PT Panasonic Gobel Indonesia (PGI) dan PT Gobel Dharma Nusantara (GDN).
Penandatanganan MoU yang mendatangkan koordinator wilayah timur service Panasonic Indonesia I Nyoman Candra tersebut digelar di aula sekolah setempat, Kamis (21/7) itu. Hadir Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro Tuban Adi Prayitno.
Sebelum tanda tangan kesepakatan MoU, acara tersebut dimulai dengan edukasi seputar produk Panasonic. Sekitar 100 siswa dibekali ilmu seputar produk elektronik sekaligus operasionalnya.
Kepala SMKN 1 Widang Endang Tri Bawani M.Pd mengatakan, MoU dengan Panasonic merupakan langkah awal untuk mencetak siswa siap kerja. Setelah edukasi seputar produk, siswa dan guru dibekali ilmu sekaligus praktik langsung dari para praktisi dari Panasonic. Lengkap dengan fasilitas tempat magang dan bimbingan untuk menjadi mitra Panasonic.
‘’MoU ini bertujuan agar siswa mendapatkan ilmu dari ahlinya langsung,’’ tegas dia.
Lulusan pascasarjana Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ini mengatakan, sebagai perusahaan internasional, Panasonic memiliki peran penting untuk mengedukasi dan melatih siswa serta guru agar bisa menjadi teknisi andal. Harapannya, lulusan SM KN 1 Widang memiliki bekal untuk berwirausaha atau bekerja menjadi mitra Panasonic.
‘’Kami berkomitmen menyiapkan generasi siap kerja atau berwirausaha sendiri,’’ ujarnya.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro Adi Prayitno mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan MoU antara SMKN 1 Widang dan Panasonic. Menurut Adi, lembaga pendidikan harus kreatif dalam mencari sebanyak mungkin relasi dari dunia usaha maupun dunia industri.
‘’Harapannya siswa dari SMKN 1 Widang ini memiliki pengetahuan dan keterampilan sesuai yang dibutuhkan di dunia kerja, terutama perusahaan sebesar Panasonic,’’ tuturnya.
Koordinator wilayah timur service Panasonic Indonesia I Nyoman Candra mengatakan, selain edukasi produk di lingkungan sekolah, Panasonic juga memberikan fasilitas terhadap guru dan siswa untuk belajar langsung di industri. Panasonic juga akan memfasilitasi guru dan siswa untuk mendapatkan sertifikasi keahlian. Itu sebagai bekal untuk bekerja di perusahaan atau membuka wirausaha sendiri.
‘’MoU ini sebagai wujud untuk meningkatkan mutu dan kualitas lulusan SMK,’’ kata dia. (yud/ds)