25.7 C
Tuban
Saturday, 5 April 2025
spot_img
spot_img

Dispendik Jatim Terjunkan Tim Identifikasi Penjualan Seragam Sekolah

RADAR TUBAN – Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai menegaskan pihaknya tidak pernah menentukan harga seragam sekolah, apalagi mengarahkan untuk membeli seragam sekolah tertentu.

“Dinas Pendidikan sudah menegaskan bahwa siswa dan orang tua siswa bebas membeli seragam di mana saja yang mereka inginkan, bahkan tidak beli pun tidak apa-apa bisa menggunakan pakaian sekolah yang masih layak kalau tidak mampu,” ujarnya.

Dinas Pendidikan Jawa Timur menerjunkan tim untuk melakukan identifikasi keluhan wali murid terkait adanya dugaan penjualan seragam SMA yang dibanderol hingga Rp2,3 juta oleh sekolah.

“Kami akan menerjunkan tim untuk mengidentifikasi adanya laporan tersebut,” kata Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai dalam keterangan kepada wartawan di Surabaya, Sabtu.

Baca Juga :  Kemendag RI Bertemu Pemerintah Peru Lanjutkan Negosiasi CEPA yang Tertunda

Penentuan harga seragam, kata Aries dikembalikan pada masing-masing koperasi siswa karena yang mempunyai kewenangan dalam penjualan seragam sekolah adalah koperasi.

“Tidak pernah dinas pendidikan menentukan terkait harga kain seragam apalagi menentukan kain seragam. Kami tidak mengurus hal itu. Terkait seragam sekolah itu bukan ranah dinas pendidikan. Kami mengatur terkait pendidikan dan sekolah. Sedangkan seragam itu menjadi kewenangan siswa dan orang tua siswa,” kata dia.

Aries meminta masyarakat untuk melampirkan buktinya dan pihaknya akan segera menindak jika memang ada oknum Dinas Pendidikan Jatim yang melakukan penentuan harga seragam.

“Sudah saya tekankan kami akan identifikasi langsung ke sana (dan sedang kami lakukan). kalau benar maka kepala sekolah dan yang terlibat kami evaluasi bahkan kami akan berikan sanksi,” ujar dia. (*)

Baca Juga :  Pelaku Pencurian Roda Mobil Tak Bisa Dikerjakan Orang Amatiran

Sumber: ANTARA
Pewarta: Willi Irawan

RADAR TUBAN – Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai menegaskan pihaknya tidak pernah menentukan harga seragam sekolah, apalagi mengarahkan untuk membeli seragam sekolah tertentu.

“Dinas Pendidikan sudah menegaskan bahwa siswa dan orang tua siswa bebas membeli seragam di mana saja yang mereka inginkan, bahkan tidak beli pun tidak apa-apa bisa menggunakan pakaian sekolah yang masih layak kalau tidak mampu,” ujarnya.

Dinas Pendidikan Jawa Timur menerjunkan tim untuk melakukan identifikasi keluhan wali murid terkait adanya dugaan penjualan seragam SMA yang dibanderol hingga Rp2,3 juta oleh sekolah.

“Kami akan menerjunkan tim untuk mengidentifikasi adanya laporan tersebut,” kata Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai dalam keterangan kepada wartawan di Surabaya, Sabtu.

Baca Juga :  Indosat Siap Lengkapi Izin Sesuai Aturan

Penentuan harga seragam, kata Aries dikembalikan pada masing-masing koperasi siswa karena yang mempunyai kewenangan dalam penjualan seragam sekolah adalah koperasi.

- Advertisement -

“Tidak pernah dinas pendidikan menentukan terkait harga kain seragam apalagi menentukan kain seragam. Kami tidak mengurus hal itu. Terkait seragam sekolah itu bukan ranah dinas pendidikan. Kami mengatur terkait pendidikan dan sekolah. Sedangkan seragam itu menjadi kewenangan siswa dan orang tua siswa,” kata dia.

Aries meminta masyarakat untuk melampirkan buktinya dan pihaknya akan segera menindak jika memang ada oknum Dinas Pendidikan Jatim yang melakukan penentuan harga seragam.

“Sudah saya tekankan kami akan identifikasi langsung ke sana (dan sedang kami lakukan). kalau benar maka kepala sekolah dan yang terlibat kami evaluasi bahkan kami akan berikan sanksi,” ujar dia. (*)

Baca Juga :  Pemkab Tuban Belum Berencana Jadikan Damkar sebagai OPD Mandiri, Berikut Penjelasannya

Sumber: ANTARA
Pewarta: Willi Irawan

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Radarbisnis.com

Ikuti Kami:
Telegram: t.me/radartuban
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Radar Bisnis WhatsApp Channel : https:http://bit.ly/3DonStL. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
spot_img
spot_img

Artikel Terkait

spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img
spot_img