27 C
Tuban
Tuesday, 10 March 2026
spot_img
spot_img

IHSG Naik 1,41 Persen ke 7.440, Harapan Pemulihan Pasar Saham Kembali Muncul

RADARBISNIS – Pasar saham Indonesia akhirnya menunjukkan napas segar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan terbaru dan berhasil kembali ke area psikologis 7.400 setelah beberapa pekan berada di bawah tekanan.

Data perdagangan yang dihimpun dari aplikasi RTI Business menunjukkan IHSG naik 103,543 poin atau 1,41 persen ke level 7.440,913 pada penutupan perdagangan Selasa (10/3).

Penguatan ini terjadi di tengah dominasi saham yang bergerak naik dibandingkan yang melemah.

Sepanjang sesi perdagangan, indeks sempat bergerak cukup volatil sebelum akhirnya stabil di zona hijau hingga penutupan.

Aktivitas Transaksi Pasar Masih Tinggi

Electronic money exchangers listing

Pergerakan positif IHSG ditopang aktivitas transaksi yang tetap ramai.

Tercatat volume perdagangan mencapai 36,267 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 19,163 triliun dan frekuensi perdagangan 2.027.867 kali.

Dari seluruh saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, sebanyak 534 saham naik, 190 saham turun, dan 93 saham stagnan.

Sementara itu, kapitalisasi pasar tercatat berada di level Rp 13.338,432 triliun.

Baca Juga :  PHE Temukan Cadangan Minyak Baru di Sumatera Selatan

IHSG sendiri dibuka di level 7.443,046, sempat menyentuh level tertinggi 7.499,824, dan turun hingga 7.372,823 sebelum akhirnya ditutup menguat.

Tekanan Bulanan Masih Terasa

Meski berhasil mencatatkan penguatan harian, kinerja IHSG secara periodik masih menunjukkan tekanan.

Dalam periode yang lebih panjang, performa indeks tercatat sebagai berikut:

– 1 hari: +1,41 persen

– 1 minggu: -6,28 persen

– 1 bulan: -6,23 persen

– 3 bulan: -12,55 persen

– 6 bulan: -6,43 persen

– Year to date (YTD): -13,95 persen

Namun jika ditarik lebih panjang, pasar saham Indonesia masih menunjukkan tren positif:

– 1 tahun: +5,19 persen

– 3 tahun: +6,12 persen

– 5 tahun: +44,97 persen

Data ini menunjukkan bahwa tekanan pasar saat ini lebih bersifat jangka pendek.

Dinamika IHSG 30 Hari Terakhir

Catatan perdagangan 30 hari terakhir memperlihatkan dinamika yang cukup tajam.
Selama periode tersebut tercatat 9 hari perdagangan berakhir menguat dan 11 hari perdagangan melemah.

Baca Juga :  Wow IHSG Melejit Tembus 7.937, Kapitalisasi Pasar Sentuh Rp 14.338 Triliun!

Secara kumulatif, IHSG masih mencatat penurunan 494,348 poin atau sekitar 6,11 persen dalam sebulan terakhir.

Hal ini menandakan volatilitas pasar masih cukup tinggi, dipengaruhi oleh sentimen global maupun pergerakan dana asing.

Sinyal Rebound Mulai Terlihat

Penguatan terbaru IHSG menjadi indikasi awal bahwa pasar mulai mencoba bangkit dari fase koreksi.

Secara teknikal, indeks terlihat mencoba bertahan di area support psikologis 7.300 sebelum akhirnya kembali naik menuju area 7.400.

Jika momentum ini berlanjut, pelaku pasar menilai IHSG berpotensi kembali menguji level 7.500 dalam jangka pendek.

Namun investor masih perlu mencermati sejumlah faktor eksternal seperti arah suku bunga global, pergerakan rupiah, serta arus modal asing yang selama ini menjadi penggerak utama pasar saham domestik.

Di tengah ketidakpastian tersebut, penguatan IHSG kali ini setidaknya memberi pesan sederhana kepada pelaku pasar: minat beli mulai kembali muncul. (*)

RADARBISNIS – Pasar saham Indonesia akhirnya menunjukkan napas segar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan terbaru dan berhasil kembali ke area psikologis 7.400 setelah beberapa pekan berada di bawah tekanan.

Data perdagangan yang dihimpun dari aplikasi RTI Business menunjukkan IHSG naik 103,543 poin atau 1,41 persen ke level 7.440,913 pada penutupan perdagangan Selasa (10/3).

Penguatan ini terjadi di tengah dominasi saham yang bergerak naik dibandingkan yang melemah.

Sepanjang sesi perdagangan, indeks sempat bergerak cukup volatil sebelum akhirnya stabil di zona hijau hingga penutupan.

Aktivitas Transaksi Pasar Masih Tinggi

- Advertisement -

Pergerakan positif IHSG ditopang aktivitas transaksi yang tetap ramai.

Tercatat volume perdagangan mencapai 36,267 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 19,163 triliun dan frekuensi perdagangan 2.027.867 kali.

Electronic money exchangers listing

Dari seluruh saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, sebanyak 534 saham naik, 190 saham turun, dan 93 saham stagnan.

Sementara itu, kapitalisasi pasar tercatat berada di level Rp 13.338,432 triliun.

Baca Juga :  Wow IHSG Melejit Tembus 7.937, Kapitalisasi Pasar Sentuh Rp 14.338 Triliun!

IHSG sendiri dibuka di level 7.443,046, sempat menyentuh level tertinggi 7.499,824, dan turun hingga 7.372,823 sebelum akhirnya ditutup menguat.

Tekanan Bulanan Masih Terasa

Meski berhasil mencatatkan penguatan harian, kinerja IHSG secara periodik masih menunjukkan tekanan.

Dalam periode yang lebih panjang, performa indeks tercatat sebagai berikut:

– 1 hari: +1,41 persen

– 1 minggu: -6,28 persen

– 1 bulan: -6,23 persen

– 3 bulan: -12,55 persen

– 6 bulan: -6,43 persen

– Year to date (YTD): -13,95 persen

Namun jika ditarik lebih panjang, pasar saham Indonesia masih menunjukkan tren positif:

– 1 tahun: +5,19 persen

– 3 tahun: +6,12 persen

– 5 tahun: +44,97 persen

Data ini menunjukkan bahwa tekanan pasar saat ini lebih bersifat jangka pendek.

Dinamika IHSG 30 Hari Terakhir

Catatan perdagangan 30 hari terakhir memperlihatkan dinamika yang cukup tajam.
Selama periode tersebut tercatat 9 hari perdagangan berakhir menguat dan 11 hari perdagangan melemah.

Baca Juga :  Nilai Tukar Rupiah, Kamis 22 Agustus 2024

Secara kumulatif, IHSG masih mencatat penurunan 494,348 poin atau sekitar 6,11 persen dalam sebulan terakhir.

Hal ini menandakan volatilitas pasar masih cukup tinggi, dipengaruhi oleh sentimen global maupun pergerakan dana asing.

Sinyal Rebound Mulai Terlihat

Penguatan terbaru IHSG menjadi indikasi awal bahwa pasar mulai mencoba bangkit dari fase koreksi.

Secara teknikal, indeks terlihat mencoba bertahan di area support psikologis 7.300 sebelum akhirnya kembali naik menuju area 7.400.

Jika momentum ini berlanjut, pelaku pasar menilai IHSG berpotensi kembali menguji level 7.500 dalam jangka pendek.

Namun investor masih perlu mencermati sejumlah faktor eksternal seperti arah suku bunga global, pergerakan rupiah, serta arus modal asing yang selama ini menjadi penggerak utama pasar saham domestik.

Di tengah ketidakpastian tersebut, penguatan IHSG kali ini setidaknya memberi pesan sederhana kepada pelaku pasar: minat beli mulai kembali muncul. (*)

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Radarbisnis.com

Ikuti Kami:
Telegram: t.me/radartuban
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Radar Bisnis WhatsApp Channel : https:http://bit.ly/3DonStL. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
spot_img
spot_img

Artikel Terkait

spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img
spot_img
/