RADARBISNIS – Pergerakan harga emas di pasar domestik kembali mengalami koreksi. Pada perdagangan Jumat (13/3), harga emas produk Galeri24 dan UBS yang dijual melalui Pegadaian kompak mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya.
Penurunan harga ini mencapai kisaran Rp 30 ribuan per gram, membuat sebagian investor dan pembeli emas kembali mencermati momentum pasar.
Data yang dihimpun dari laman resmi Pegadaian dan dilaporkan oleh IDXChannel menunjukkan bahwa dua produk emas populer tersebut sama-sama terkoreksi.
Harga Emas Galeri24 Turun Rp 32 Ribu per Gram
Untuk emas batangan Galeri24, harga hari ini tercatat Rp 3.066.000 per gram. Angka ini turun Rp 32.000 dari harga sebelumnya yang berada di level Rp 3.098.000 per gram.
Produk emas Galeri24 sendiri tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram, sehingga sering menjadi pilihan investor dengan berbagai skala investasi.
Berikut daftar harga emas Galeri24 di Pegadaian:
- 0,5 gram: Rp 1.608.000
- 1 gram: Rp 3.066.000
- 2 gram: Rp 6.058.000
- 5 gram: Rp 15.033.000
- 10 gram: Rp 29.987.000
- 25 gram: Rp 74.563.000
- 50 gram: Rp 149.009.000
- 100 gram: Rp 297.870.000
- 250 gram: Rp 742.845.000
- 500 gram: Rp 1.485.668.000
- 1.000 gram: Rp 2.971.375.000
Harga Emas UBS Juga Ikut Terkoreksi
Koreksi harga juga terjadi pada emas UBS yang dijual di Pegadaian.
Hari ini, emas UBS dipatok Rp 3.082.000 per gram, turun Rp 31.000 dari harga sebelumnya Rp 3.113.000 per gram.
Emas UBS umumnya tersedia dalam ukuran 0,5 gram hingga 500 gram, yang membuatnya cukup populer di kalangan investor ritel.
Berikut rincian harga emas UBS di Pegadaian:
- 0,5 gram: Rp 1.666.000
- 1 gram: Rp 3.082.000
- 2 gram: Rp 6.117.000
- 5 gram: Rp 15.114.000
- 10 gram: Rp 30.069.000
- 25 gram: Rp 75.023.000
- 50 gram: Rp 149.739.000
- 100 gram: Rp 299.359.000
- 250 gram: Rp 748.178.000
- 500 gram: Rp 1.494.598.000
Koreksi Harga Jadi Momentum Investor
Penurunan harga emas seperti yang terjadi hari ini sering dimanfaatkan sebagian investor sebagai momen akumulasi.
Dalam dunia investasi, emas dikenal sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi sekaligus aset yang relatif stabil dalam jangka panjang.
Karena itu, fluktuasi harga harian—baik naik maupun turun—kerap menjadi perhatian pelaku pasar untuk menentukan waktu terbaik membeli atau menambah kepemilikan emas.
Tren Harga Emas Tetap Jadi Sorotan
Meski hari ini mengalami koreksi, tren harga emas secara umum masih sangat dipengaruhi berbagai faktor global seperti pergerakan dolar AS, suku bunga, serta kondisi ekonomi internasional.
Bagi investor, memantau perkembangan harga emas secara rutin menjadi langkah penting sebelum mengambil keputusan investasi.
Dengan harga yang kembali turun hari ini, sebagian pelaku pasar menilai momentum ini bisa menjadi peluang menarik bagi pembeli yang ingin masuk ke pasar emas. (*)










