27.7 C
Tuban
Wednesday, 11 February 2026
spot_img

CATEGORY

Finansial

spot_img

Reformasi Pasar Modal Dipercepat, OJK–BEI–KSEI Jawab Tantangan Integritas dan Penilaian MSCI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) tancap gas mempercepat reformasi struktural pasar modal nasional.

OJK Buka Peluang Pangkas Target IPO 2026, Aturan Free Float 15 Persen Jadi Penentu

Target ambisius pencatatan saham baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai menghadapi realitas baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara terbuka membuka opsi merevisi target Initial Public Offering (IPO) tahun 2026, menyusul volatilitas pasar dan rencana pemberlakuan batas minimum free float sebesar 15 persen.

Tiga Petinggi OJK Mengundurkan Diri, Mahendra Siregar Ambil Tanggung Jawab Moral

Pasar modal nasional kembali diguncang. Di tengah kepercayaan investor yang belum sepenuhnya pulih, tiga petinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan mundur dari jabatannya. Salah satunya figur sentral: Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar.

OJK Naikkan Batas Free Float Jadi 15 Persen, Emiten Tak Patuh Terancam Sanksi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali mengencangkan ikat pinggang di pasar modal. Kali ini, sasarannya jelas: kepemilikan saham publik.

Menkeu Purbaya Bidik IHSG Tembus 10 Ribu, OJK Ingatkan Syarat Berat di Balik Optimisme Pemerintah

Angka 10.000 bukan sekadar target. Ini adalah pesan. Ketika Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan optimisme Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa menyentuh level itu tahun ini, pasar menangkapnya sebagai sinyal kepercayaan diri negara. Namun di balik nada optimistis tersebut, regulator memilih berdiri dengan kaki lebih menapak.

Struktur Pemilik Bank Digital BBYB Berubah, Siapakah Pengendali Saham Terbesar?

Siapa sebenarnya pemilik sah Bank Neo Commerce (BBYB)? Pertanyaan itu kembali mencuat setelah struktur kepemilikan emiten bank digital tersebut bergeser. Pergerakan saham di balik meja justru semakin mempertegas satu hal: BBYB sedang memasuki fase konsolidasi para pemilik modal, sementara harga sahamnya berlari kencang di lantai bursa.

Laba Melambat, Pencadangan Melonjak: BCA Jaga Fondasi di Tengah Tekanan Margin

Ada jeda napas yang terasa jelas dalam laporan keuangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) edisi Oktober 2025. Dikutip dari Investor.id, bank dengan kode emiten BBCA itu membukukan laba bersih individual Rp 4,68 triliun.

BI-Rate Tetap 4,75 Persen, Fokus Jaga Rupiah dan Pacu Pertumbuhan 2026

Aroma kehati-hatian terasa pekat di Gedung Thamrin. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar dua hari, 18–19 November 2025, mengambil keputusan yang mencerminkan satu pesan besar: stabilitas tidak boleh goyah satu inci pun. Dalam tekanan dinamika global yang makin sulit ditebak, BI menahan BI-Rate di level 4,75 persen, tetap menjaga suku bunga Deposit Facility 3,75 persen, dan Lending Facility 5,50 persen.

New York Tetap Raja Finansial Dunia, Asia Kian Menggeliat di GFCI 2025

Dominasi New York di panggung finansial internasional kembali mendapat legitimasi. Kota berjuluk “The Capital of Capital” itu menempati posisi teratas dalam Global Financial Centres Index (GFCI) edisi ke-37 dengan rating 769. London, Hong Kong, dan Singapura membuntuti—formasi yang menegaskan peta kekuatan global belum sepenuhnya bergeser, tapi tengah mengalami getaran besar dari kawasan Asia.

95 persen Eksportir Patuh DHE, Tapi Cadangan Devisa Tak Naik — BI Beberkan Biang Keroknya

Fakta ini cukup telak. Meski kebijakan penempatan devisa hasil ekspor (DHE) sudah dijalankan dengan tingkat kepatuhan nyaris sempurna, cadangan devisa Indonesia tak kunjung menggelembung.
spot_img
spot_img

Terbaru

spot_img
spot_img
/