30.1 C
Tuban
Thursday, 3 April 2025
spot_img
spot_img

Berikut Ini Tiga Gaya Belajar Anak yang Wajib Dikenali untuk Optimalkan Potensinya

Cara yang ketiga adalah kinestetis. Anak-anak yang kinestetis itu belajar tapi dia banyak bergerak atau pindah-pindah. Kelihatan seperti gelisah tapi sebenarnya dia lagi belajar.

“Mungkin 5 menit dia tengkurap, habis itu nanti dia sambil selonjoran, terus pindah posisi yang lain tapi sambil bawa buku. Atau sambil mendengarkan sesuatu tapi dia bergerak. Nah itu adalah kinestetis,” ujar dia..

Tiga cara itu terjadi pada siapa pun, bahkan pada orang dewasa pun begitu. Jadi setiap orang punya gaya dan tidak ada yang salah dengan itu. Ada juga orang yang memiliki kombinasi dua cara belajar, cuma yang mana yang dominan. “Nggak ada yang pasti 100 persen visual itu enggak. Kayak aku, visual-kinestetis,” kata Irma menambahkan.

Baca Juga :  Lima Ancaman Siber yang Harus Diwaspadai Saat ‘Happy Valentine’

Rangkaian kegiatan “Dunia Si Kecil” dimulai sejak 19 Juni dengan Video Challenge untuk menunjukkan berbagai minat bakat, hobi, dan cita-cita anak-anak. Antusiasme yang besar terhadap kegiatan ini terlihat dari terkumpulnya lebih dari 350 video dengan hashtag #DuniaSiKecilLCP di Instagram Reels dan TikTok.

Sebanyak 60 video terbaik kemudian dipilih untuk mendapatkan hadiah berupa 10 paket mainan edukatif dan 50 undangan menghadiri langsung puncak acara “Dunia Si Kecil”.

Selain itu, acara ini dilengkapi dengan segmen Dancing Together sebagai bentuk bonding seru antara ibu dan anak. Agar suasana selebrasi Hari Anak lebih terasa, diadakan juga games berburu harta karun di area kolam bola untuk kemudian ditukarkan dengan hadiah spesial.

Baca Juga :  Korban Investasi Bodong Terjadi karena Minimnya Pengetahuan Masyarakat

Selesai rangkaian acara, anak-anak dibebaskan untuk mengeksplorasi berbagai permainan yang tersedia di tempat bermain yang dirancang menggunakan konsep STEAM (sains, teknologi, engineering/teknik, arts/seni, dan matematika) itu.  (*)

Pewarta : Suryanto

Sumber: ANTARA

—————————————————————-

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Cara yang ketiga adalah kinestetis. Anak-anak yang kinestetis itu belajar tapi dia banyak bergerak atau pindah-pindah. Kelihatan seperti gelisah tapi sebenarnya dia lagi belajar.

“Mungkin 5 menit dia tengkurap, habis itu nanti dia sambil selonjoran, terus pindah posisi yang lain tapi sambil bawa buku. Atau sambil mendengarkan sesuatu tapi dia bergerak. Nah itu adalah kinestetis,” ujar dia..

Tiga cara itu terjadi pada siapa pun, bahkan pada orang dewasa pun begitu. Jadi setiap orang punya gaya dan tidak ada yang salah dengan itu. Ada juga orang yang memiliki kombinasi dua cara belajar, cuma yang mana yang dominan. “Nggak ada yang pasti 100 persen visual itu enggak. Kayak aku, visual-kinestetis,” kata Irma menambahkan.

Baca Juga :  Skincare Peau Jeune Beaute by Amitha Menyita Perhatian Pengunjung The Girl Fest Surabaya

Rangkaian kegiatan “Dunia Si Kecil” dimulai sejak 19 Juni dengan Video Challenge untuk menunjukkan berbagai minat bakat, hobi, dan cita-cita anak-anak. Antusiasme yang besar terhadap kegiatan ini terlihat dari terkumpulnya lebih dari 350 video dengan hashtag #DuniaSiKecilLCP di Instagram Reels dan TikTok.

Sebanyak 60 video terbaik kemudian dipilih untuk mendapatkan hadiah berupa 10 paket mainan edukatif dan 50 undangan menghadiri langsung puncak acara “Dunia Si Kecil”.

- Advertisement -

Selain itu, acara ini dilengkapi dengan segmen Dancing Together sebagai bentuk bonding seru antara ibu dan anak. Agar suasana selebrasi Hari Anak lebih terasa, diadakan juga games berburu harta karun di area kolam bola untuk kemudian ditukarkan dengan hadiah spesial.

Baca Juga :  Dukung Industri Perkapalan Indonesia, Airlangga Meninjau KRI Teluk Palu

Selesai rangkaian acara, anak-anak dibebaskan untuk mengeksplorasi berbagai permainan yang tersedia di tempat bermain yang dirancang menggunakan konsep STEAM (sains, teknologi, engineering/teknik, arts/seni, dan matematika) itu.  (*)

Pewarta : Suryanto

Sumber: ANTARA

—————————————————————-

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Radarbisnis.com

Ikuti Kami:
Telegram: t.me/radartuban
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Radar Bisnis WhatsApp Channel : https:http://bit.ly/3DonStL. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
spot_img
spot_img

Artikel Terkait

spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img
spot_img