29.3 C
Tuban
Monday, 9 March 2026
spot_img
spot_img

Harga Emas Antam Hari Ini Ambles Rp 55.000, Turun ke Rp 3,004 Juta per Gram

RADARBISNIS – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan Senin (9/3).

Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia Antam, harga emas Antam turun Rp 55.000 sehingga kini berada di level Rp 3.004.000 per gram.

Penurunan ini terjadi dibandingkan harga sebelumnya yang tercatat Rp 3.059.000 per gram, menandai koreksi cukup signifikan di awal pekan perdagangan logam mulia.

Meski terkoreksi, harga emas masih bertahan di level historis tinggi yang dalam beberapa tahun terakhir terus mencetak rekor baru.

Buyback Ikut Turun Tajam

Electronic money exchangers listing

Tidak hanya harga jual, nilai pembelian kembali atau buyback emas Antam juga ikut turun cukup dalam.

Harga buyback kini berada di Rp 2.757.000 per gram, atau turun Rp 65.000 dibandingkan sebelumnya yang berada di level Rp 2.822.000 per gram.

Artinya, masyarakat yang ingin menjual kembali emas koleksinya akan menerima harga sesuai nilai buyback tersebut, belum termasuk potongan pajak sesuai ketentuan.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Tembus Rp 2,3 Juta per Gram, Pembeli Panik, Stok Ludes!

Investor Lama Masih Panen Cuan Besar

Menariknya, meskipun harga emas hari ini turun, investor yang membeli emas beberapa tahun lalu masih menikmati keuntungan yang sangat besar.

Sebagai gambaran, pada 26 November 2022, harga emas Antam masih berada di kisaran Rp 936.000 per gram.

Jika seseorang membeli 5 gram emas pada waktu itu dengan modal sekitar Rp 4.680.000, maka jika dijual hari ini nilainya bisa mencapai sekitar Rp 13.785.000 (mengacu pada harga buyback).

Artinya, keuntungan yang diperoleh bisa mencapai sekitar Rp 9.105.000, belum termasuk pajak.

Fenomena ini memperkuat posisi emas sebagai instrumen lindung nilai (safe haven) yang kerap dipilih investor saat ketidakpastian ekonomi global meningkat.

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini

Berikut rincian harga emas Antam di butik emas logam mulia wilayah Setiabudi One, Jakarta Selatan pada Senin (9/3):

  • 0,5 gram: Rp 1.552.000
  • 1 gram: Rp 3.004.000
  • 2 gram: Rp 5.958.000
  • 3 gram: Rp 8.919.000
  • 5 gram: Rp 14.835.000
  • 10 gram: Rp 29.590.000
  • 25 gram: Rp 73.810.000
  • 50 gram: Rp 147.455.000
  • 100 gram: Rp 294.760.000
  • 250 gram: Rp 736.590.000
  • 500 gram: Rp 1.472.900.000
  • 1.000 gram: Rp 2.944.600.000
Baca Juga :  Rekor Patah! Harga Emas Antam Akhirnya Tergelincir Usai 5 Hari Sprint! Berikut Harga Lengkap Emas Antam Hari Ini

Koreksi Harga Bukan Hal Baru di Pasar Emas

Fluktuasi harga emas sebenarnya bukan sesuatu yang mengejutkan di pasar komoditas global.

Harga logam mulia sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain:

  • kondisi ekonomi global
  • nilai tukar dolar AS
  • inflasi
  • ketegangan geopolitik
  • kebijakan suku bunga bank sentral

Karena itu, meskipun harga emas hari ini mengalami koreksi, banyak analis menilai tren jangka panjang logam mulia masih tetap kuat, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

Bagi investor, penurunan harga seperti ini sering kali justru dianggap sebagai momen akumulasi sebelum harga kembali bergerak naik. (*)

RADARBISNIS – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan tajam pada perdagangan Senin (9/3).

Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia Antam, harga emas Antam turun Rp 55.000 sehingga kini berada di level Rp 3.004.000 per gram.

Penurunan ini terjadi dibandingkan harga sebelumnya yang tercatat Rp 3.059.000 per gram, menandai koreksi cukup signifikan di awal pekan perdagangan logam mulia.

Meski terkoreksi, harga emas masih bertahan di level historis tinggi yang dalam beberapa tahun terakhir terus mencetak rekor baru.

Buyback Ikut Turun Tajam

- Advertisement -

Tidak hanya harga jual, nilai pembelian kembali atau buyback emas Antam juga ikut turun cukup dalam.

Harga buyback kini berada di Rp 2.757.000 per gram, atau turun Rp 65.000 dibandingkan sebelumnya yang berada di level Rp 2.822.000 per gram.

Electronic money exchangers listing

Artinya, masyarakat yang ingin menjual kembali emas koleksinya akan menerima harga sesuai nilai buyback tersebut, belum termasuk potongan pajak sesuai ketentuan.

Baca Juga :  Libur Sekolah Hemat! Prabowo Teken Diskon Besar Tiket Kereta Api, Pesawat, Kapal hingga Tol

Investor Lama Masih Panen Cuan Besar

Menariknya, meskipun harga emas hari ini turun, investor yang membeli emas beberapa tahun lalu masih menikmati keuntungan yang sangat besar.

Sebagai gambaran, pada 26 November 2022, harga emas Antam masih berada di kisaran Rp 936.000 per gram.

Jika seseorang membeli 5 gram emas pada waktu itu dengan modal sekitar Rp 4.680.000, maka jika dijual hari ini nilainya bisa mencapai sekitar Rp 13.785.000 (mengacu pada harga buyback).

Artinya, keuntungan yang diperoleh bisa mencapai sekitar Rp 9.105.000, belum termasuk pajak.

Fenomena ini memperkuat posisi emas sebagai instrumen lindung nilai (safe haven) yang kerap dipilih investor saat ketidakpastian ekonomi global meningkat.

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini

Berikut rincian harga emas Antam di butik emas logam mulia wilayah Setiabudi One, Jakarta Selatan pada Senin (9/3):

  • 0,5 gram: Rp 1.552.000
  • 1 gram: Rp 3.004.000
  • 2 gram: Rp 5.958.000
  • 3 gram: Rp 8.919.000
  • 5 gram: Rp 14.835.000
  • 10 gram: Rp 29.590.000
  • 25 gram: Rp 73.810.000
  • 50 gram: Rp 147.455.000
  • 100 gram: Rp 294.760.000
  • 250 gram: Rp 736.590.000
  • 500 gram: Rp 1.472.900.000
  • 1.000 gram: Rp 2.944.600.000
Baca Juga :  Rekor Patah! Harga Emas Antam Akhirnya Tergelincir Usai 5 Hari Sprint! Berikut Harga Lengkap Emas Antam Hari Ini

Koreksi Harga Bukan Hal Baru di Pasar Emas

Fluktuasi harga emas sebenarnya bukan sesuatu yang mengejutkan di pasar komoditas global.

Harga logam mulia sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain:

  • kondisi ekonomi global
  • nilai tukar dolar AS
  • inflasi
  • ketegangan geopolitik
  • kebijakan suku bunga bank sentral

Karena itu, meskipun harga emas hari ini mengalami koreksi, banyak analis menilai tren jangka panjang logam mulia masih tetap kuat, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

Bagi investor, penurunan harga seperti ini sering kali justru dianggap sebagai momen akumulasi sebelum harga kembali bergerak naik. (*)

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Radarbisnis.com

Ikuti Kami:
Telegram: t.me/radartuban
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Radar Bisnis WhatsApp Channel : https:http://bit.ly/3DonStL. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
spot_img
spot_img

Artikel Terkait

spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img
spot_img
/