Tolak UU Kesehatan, Puluhan Nakes Gelar Aksi Turun Jalan

Dokter spesialis kandungan itu mengatakan, tidak hanya turun jalan di Tuban dan  Jakarta, aksi para nakes juga diikuti dengan pemasangan pita hitam pada seragam kerja.

‘’Proses penyusunan dan pembahasan RUU kesehatan ini mencederai demokrasi, cacat prosedur pe nyusunan, dan sangat tersembunyi,’’ tegasnya.

Zuhri, panggilan akrabnya, menuding pemerintah juga melakukan pembungkaman suara-suara kritis yang dilakukan secara formal.

Dia menyebut pemberhentian seorang guru besar Prof Dr Zainal Muttaqin adalah bentuk power abuse yang berdampak bagi hak-hak individu warga negara, serta mengganggu proses pen didikan kedokteran.

‘’Adanya kasus kekerasan yang dialami tenaga medis juga menjadi perhatian kami,’’ tuturnya.

Dokter lulusan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu menambahkan, para nakes yang sedang bertugas dan tidak bisa ikut turun jalan diminta membantu doa di tempat tugasnya. (yud/ds)

Baca Juga :  Airlangga Ingatkan Camat Perhatikan Syarat Vaksinasi Booster Pemudik

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Dokter spesialis kandungan itu mengatakan, tidak hanya turun jalan di Tuban dan  Jakarta, aksi para nakes juga diikuti dengan pemasangan pita hitam pada seragam kerja.

‘’Proses penyusunan dan pembahasan RUU kesehatan ini mencederai demokrasi, cacat prosedur pe nyusunan, dan sangat tersembunyi,’’ tegasnya.

Zuhri, panggilan akrabnya, menuding pemerintah juga melakukan pembungkaman suara-suara kritis yang dilakukan secara formal.

Dia menyebut pemberhentian seorang guru besar Prof Dr Zainal Muttaqin adalah bentuk power abuse yang berdampak bagi hak-hak individu warga negara, serta mengganggu proses pen didikan kedokteran.

‘’Adanya kasus kekerasan yang dialami tenaga medis juga menjadi perhatian kami,’’ tuturnya.

- Advertisement -

Dokter lulusan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu menambahkan, para nakes yang sedang bertugas dan tidak bisa ikut turun jalan diminta membantu doa di tempat tugasnya. (yud/ds)

Baca Juga :  CJH 2023 Tak Ada Kebijakan Penggabungan Mahram?

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Radarbisnis.com

Ikuti Kami:
Telegram: t.me/radartuban
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Radar Bisnis WhatsApp Channel : https:http://bit.ly/3DonStL. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru