Seluruhnya Ditemukan Tewas, Tiga Korban Truk Terjun ke Sungai di Senori

Radartuban.jawapos.com – Operasi pencarian terhadap korban tragedi truk mixer yang terjun ke dam Sungai Seng, Desa Wanglu Wetan, Kecamatan Senori sejak Jumat (21/10), kemarin (23/10) membuahkan hasil. Tiga awak truk korban tragedi tersebut ditemukan tewas. Mereka adalah Muttaqin Zaenal, Nanang, dan Fatih.

Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana  Daerah (BPBD) Tuban Sudarmaji mengatakan, setelah seluruh korban kecelakaan tersebut ditemukan, operasi pencarian oleh tim SAR dihentikan.

Dia menyampaikan, tiga korban ditemukan dalam waktu yang berbeda. Jumat (21/10) pukul 22.45 atau berselang sekitar tiga jam setelah kejadian, mandor Muttaqin Zaenal ditemukan. Jenazah pria 37 tahun asal Desa Kedungboyo, Kecamatan Bangilan tersebut terjepit kabin truk yang ringsek dan terendam di sungai.

Baca Juga :  Diskusi dalam Pelantikan Pengurus PWI, Industri di Tuban untuk Siapa?

Pada hari kedua atau Sabtu (22/10) sekitar pukul 18.00, lanjut Sudarmaji, korban kedua Nanang (sopir truk) ditemukan di dasar sungai tak jauh dari bangkai truk. Dia adalah warga Desa Maibit, Kecamatan Rengel. Pada hari yang sama, bangkai truk berhasil dievakuasi menggunakan alat berat. Pada hari ketiga, Minggu (23/10) sekitar pukul 06.00, korban ketiga, Fatih (kernek truk) ditemukan tak jauh dari jenazah Nanang. Pria 20 tahun tersebut warga Desa Kepohagung, Kecamatan Plumpang.

Mantan camat Plumpang itu menuturkan, jenazah ketiga korban telah dimakamkan kelurganya di kampung halamannya. Truk mixer bernopol B 9299 TIN terjun ke dam Sungai Seng pada Jumat (21/10) sekitar pukul 20.00.

Baca Juga :  Tuntut Cakades Incumbent Sumberagung Didiskualifikasi

Peristiwa bermula saat truk milik PT Semar Beton Perkasa, Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang tersebut melaju dari barat (Desa Wanglu Wetan) menuju timur (Desa Sidoharjo). Saat memasuki jembatan dam Sungai Seng, truk berpapasan dengan motor. Untuk memberi ruang bagi kendaraan roda dua tersebut, truk minggir ke kiri. Karena tak menguasai medan, pengemudi terlalu ke kiri mengambil haluan. Akibatnya, truk menabrak pembatas jembatan.

Crash itu diperparah dengan pecahnya ban kiri belakang. Truk pun kehilangan keseimbangan dan jatuh menghantam pipa Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Lestari Tuban di kiri jembatan. Sesaat kemudian, truk bermuatan cor semen tersebut terjun ke sungai dengan posisi bagian belakang tercebur lebih dulu. (sab/ds)

Radartuban.jawapos.com – Operasi pencarian terhadap korban tragedi truk mixer yang terjun ke dam Sungai Seng, Desa Wanglu Wetan, Kecamatan Senori sejak Jumat (21/10), kemarin (23/10) membuahkan hasil. Tiga awak truk korban tragedi tersebut ditemukan tewas. Mereka adalah Muttaqin Zaenal, Nanang, dan Fatih.

Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana  Daerah (BPBD) Tuban Sudarmaji mengatakan, setelah seluruh korban kecelakaan tersebut ditemukan, operasi pencarian oleh tim SAR dihentikan.

Dia menyampaikan, tiga korban ditemukan dalam waktu yang berbeda. Jumat (21/10) pukul 22.45 atau berselang sekitar tiga jam setelah kejadian, mandor Muttaqin Zaenal ditemukan. Jenazah pria 37 tahun asal Desa Kedungboyo, Kecamatan Bangilan tersebut terjepit kabin truk yang ringsek dan terendam di sungai.

Baca Juga :  Diskusi dalam Pelantikan Pengurus PWI, Industri di Tuban untuk Siapa?

Pada hari kedua atau Sabtu (22/10) sekitar pukul 18.00, lanjut Sudarmaji, korban kedua Nanang (sopir truk) ditemukan di dasar sungai tak jauh dari bangkai truk. Dia adalah warga Desa Maibit, Kecamatan Rengel. Pada hari yang sama, bangkai truk berhasil dievakuasi menggunakan alat berat. Pada hari ketiga, Minggu (23/10) sekitar pukul 06.00, korban ketiga, Fatih (kernek truk) ditemukan tak jauh dari jenazah Nanang. Pria 20 tahun tersebut warga Desa Kepohagung, Kecamatan Plumpang.

Mantan camat Plumpang itu menuturkan, jenazah ketiga korban telah dimakamkan kelurganya di kampung halamannya. Truk mixer bernopol B 9299 TIN terjun ke dam Sungai Seng pada Jumat (21/10) sekitar pukul 20.00.

- Advertisement -
Baca Juga :  Airlangga: Presiden Sampaikan Catatan Baik Ekonomi RI ke IMF

Peristiwa bermula saat truk milik PT Semar Beton Perkasa, Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang tersebut melaju dari barat (Desa Wanglu Wetan) menuju timur (Desa Sidoharjo). Saat memasuki jembatan dam Sungai Seng, truk berpapasan dengan motor. Untuk memberi ruang bagi kendaraan roda dua tersebut, truk minggir ke kiri. Karena tak menguasai medan, pengemudi terlalu ke kiri mengambil haluan. Akibatnya, truk menabrak pembatas jembatan.

Crash itu diperparah dengan pecahnya ban kiri belakang. Truk pun kehilangan keseimbangan dan jatuh menghantam pipa Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Lestari Tuban di kiri jembatan. Sesaat kemudian, truk bermuatan cor semen tersebut terjun ke sungai dengan posisi bagian belakang tercebur lebih dulu. (sab/ds)

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Radarbisnis.com

Ikuti Kami:
Telegram: t.me/radartuban
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Radar Bisnis WhatsApp Channel : https:http://bit.ly/3DonStL. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru