Diduga Cemari Sawah, Perusahaan Pencucian Kuarsa di Jenu Ditutup Paksa

Petani 46 tahun itu terang-terangan mengungkapkan, kerugian yang diderita akibat kerusakan sawahnya ter sebut mencapai puluhan juta.

Kepala Desa Purworejo Muksamiadi menambahkan, dugaaan pencemaran di wilayahnya benar adanya.

‘’Banyak dikeluhkan petani yang sawahnya terdampak,’’ ujarnya.

Terkait keluhan tersebut, lanjut dia, pemerintah desanya melapor kepada DLHP Tuban. Muksamiadi berharap, organisasi perangkat daerah (OPD) berwenangan memberikan solusi konkret terkait problem tersebut.

‘’Tidak hanya lahan pertanian saja yang terdampak. Lapangan desa kami juga  terdampak,’’ pungkasnya. (sab/ds)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Baca Juga :  Sistem Mobil INCAR Rusak, Kini Kembali ke Tilang Konvensional

Petani 46 tahun itu terang-terangan mengungkapkan, kerugian yang diderita akibat kerusakan sawahnya ter sebut mencapai puluhan juta.

Kepala Desa Purworejo Muksamiadi menambahkan, dugaaan pencemaran di wilayahnya benar adanya.

‘’Banyak dikeluhkan petani yang sawahnya terdampak,’’ ujarnya.

Terkait keluhan tersebut, lanjut dia, pemerintah desanya melapor kepada DLHP Tuban. Muksamiadi berharap, organisasi perangkat daerah (OPD) berwenangan memberikan solusi konkret terkait problem tersebut.

‘’Tidak hanya lahan pertanian saja yang terdampak. Lapangan desa kami juga  terdampak,’’ pungkasnya. (sab/ds)

- Advertisement -

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Baca Juga :  Pengajuan Praperadilan Diterima, Sidang Perdana Siskaee 12 Februari Mendatang
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Radarbisnis.com

Ikuti Kami:
Telegram: t.me/radartuban
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Radar Bisnis WhatsApp Channel : https:http://bit.ly/3DonStL. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru