Awal pekan ini menjadi momen manis bagi pasar modal Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampil paling trengginas di antara bursa Asia lainnya, melesat 1,15% ke level 7.398,15 pada perdagangan Senin (21/7).
Nilai tukar rupiah membuka pekan ini dengan langkah terseok di pasar spot. Senin (14/7), rupiah ditutup melemah 0,21% ke level Rp 16.245/US$, mengikuti tekanan yang juga dirasakan mayoritas mata uang kawasan Asia dan emerging market.
Kabar mengejutkan datang dari Timur Tengah yang langsung berdampak besar terhadap pasar keuangan dunia. Gencatan senjata antara Iran dan Israel yang diumumkan Presiden AS Donald Trump, langsung membuat rupiah melonjak tajam, bahkan menghapus seluruh pelemahan sebelumnya.