Pasar saham Indonesia ambruk. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) nyaris tanpa perlawanan, longsor 659,673 poin atau 7,35 persen ke level 8.320,556. Sejak pembukaan, arah pasar sudah gelap. Tekanan jual datang berlapis, merata, dan brutal.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (8/1) di zona merah. Setelah sempat bergerak di area hijau pada awal sesi, indeks kehilangan tenaga dan berakhir turun 19,342 poin atau 0,22 persen ke level 8.925,471. Pasar kembali menunjukkan wajah rapuh: kenaikan cepat, koreksi lebih cepat.
Di tengah kondisi ketidakpastian sebagai dampak gejolak global, ekonomi Indonesia terus bertahan dan mampu tumbuh 5% selama tiga triwulan berturut-turut. Pemerintah juga telah melakukan extra effort untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat dalam upaya pemulihan ekonomi nasional.