26.5 C
Tuban
Friday, 4 April 2025
spot_img
spot_img

Awal Perdagangan, IHSG Sempat Menembus 7.800-an Lalu Masuk Zona Merah

RADARTUBANBISNIS – Pada awal perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (11/9), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat menembus ke posisi 7.802,48.

Ini melanjutkan penguatan setelah pada perdagangan Selasa (10/9) IHSG ditutup menguat 0,76 persen ke posisi 7.761,39, sekaligus mencetak rekor tertinggi sepanjang masanya (all time high/ATH). Terakhir IHSG mencetak ATH yakni pada perdagangan 6 September lalu di posisi 7.721,85.

Sektor teknologi dan infrastruktur menjadi yang paling kencang dan turut membantu IHSG menguat pada akhir perdagangan Selasa (10/9). Yakni, masing-masing mencapai 2,29 persen dan 1,63 persen.

Nah, pada pembukaan perdagangan Rabu (11/9), IHSG langsung ngegas ke posisi 7.802,48. Namun, setelah itu IHSG seperti kehabisan bensin dan secara perlahan kembali melandai.

Baca Juga :  Indef Khawatirkan Kenaikan PPN Menjadi 12 Persen Bakal Picu Gelombang PHK Besar-besaran

Bahkan, sekitar 1,5 jam perdagangan sesi I berjalan, IHSG terjerembab ke zona merah di posisi 7.748,8.

Sejumlah saham dengan kapitalisasi besar terpantau juga terseret ke zona merah. Di   antaranya, BBRI melemah 1,4 persen ke harga Rp 5.175 per lembar saham dan BYAN turun 0,9 persen ke harga Rp 16.450.

Saham TPIA juga turun 1,3 persen ke harga Rp 9.150, dan AMMN turun 1,2 persen ke harga Rp 10.400 per lembar saham. (*)

RADARTUBANBISNIS – Pada awal perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (11/9), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat menembus ke posisi 7.802,48.

Ini melanjutkan penguatan setelah pada perdagangan Selasa (10/9) IHSG ditutup menguat 0,76 persen ke posisi 7.761,39, sekaligus mencetak rekor tertinggi sepanjang masanya (all time high/ATH). Terakhir IHSG mencetak ATH yakni pada perdagangan 6 September lalu di posisi 7.721,85.

Sektor teknologi dan infrastruktur menjadi yang paling kencang dan turut membantu IHSG menguat pada akhir perdagangan Selasa (10/9). Yakni, masing-masing mencapai 2,29 persen dan 1,63 persen.

Nah, pada pembukaan perdagangan Rabu (11/9), IHSG langsung ngegas ke posisi 7.802,48. Namun, setelah itu IHSG seperti kehabisan bensin dan secara perlahan kembali melandai.

Baca Juga :  Nilai Tukar Rupiah Sore Ini, Jumat 23 Agustus 2024

Bahkan, sekitar 1,5 jam perdagangan sesi I berjalan, IHSG terjerembab ke zona merah di posisi 7.748,8.

- Advertisement -

Sejumlah saham dengan kapitalisasi besar terpantau juga terseret ke zona merah. Di   antaranya, BBRI melemah 1,4 persen ke harga Rp 5.175 per lembar saham dan BYAN turun 0,9 persen ke harga Rp 16.450.

Saham TPIA juga turun 1,3 persen ke harga Rp 9.150, dan AMMN turun 1,2 persen ke harga Rp 10.400 per lembar saham. (*)

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Radarbisnis.com

Ikuti Kami:
Telegram: t.me/radartuban
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Radar Bisnis WhatsApp Channel : https:http://bit.ly/3DonStL. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
spot_img
spot_img

Artikel Terkait

spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img
spot_img